"Mother Of All Bombs" Hancurkan 90 Pejuang ISIS!

Fellyanda Suci Agiesta
Sabtu, 15 April 2017 20:35 WIB
Oleh Fellyanda Suci Agiesta pada Sabtu, 15 April 2017 20:35 WIB
Image "Mother Of All Bombs" Hancurkan 90 Pejuang ISIS!
Foto: AFP

WinNetNews.com - Pihak berwenang Afghanistan, Sabtu (15/4) melaporkan lonjakan korban jiwa dari bom non-nuklir terbesar militer Amerika ini, menyatakan sekitar 90 pejuang ISIS mati, pasukan darat yang dipimpin AS menguat pada tempat persembunyian gunung mereka.

Dijuluki "Mother Of All Bombs", GBU-43 / B dari Massive Ordnance Air Blast dilepaskan dalam pertempuran untuk pertama kalinya Kamis lalu, menghancurkan posisi ISIS di daerah terpencil di provinsi Nangarhar timur.

Serangan ini belum pernah terjadi sebelumnya, dipicu gelombang kejut di global, dengan beberapa kecaman atas pemanfaatan Afghanistan sebagai apa yang mereka sebut pengujian bawah untuk senjata, dan terhadap kelompok militan yang tidak dianggap sebagai ancaman yang sama besarnya dengan bangkitnya Taliban.

Bom menghancurkan tempat persembunyian ISIS, kompleks terowongan dan gua yang telah beranjau terhadap serangan darat konvensional, melanda daerah terpencil dan api menjulang.

"Setidaknya 92 Daesh pejuang (ISIS) tewas dalam pemboman itu," kata gubernur distrik Achin Esmail Shinwari pada AFP , Sabtu (15/4).

Shinwari mengatakan bahwa pasukan darat Amerika dan Afghanistan perlahan-lahan maju di daerah pegunungan yang diselimuti dengan ranjau darat, tapi masih ada beberapa kantong perlawanan dari gerilyawan.

Cara Membuat Kue Nastar Super Enak & Lembut
Inidia Smartphone yang Miliki Ruang Penyimpanan 1 TB

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.