10 Emiten Belum Memenuhi Aturan "Free Float"

10 Emiten Belum Memenuhi Aturan "Free Float"

Rabu, 19 Okt 2016 | 14:12 | Muchdi

WinNetNews.com - Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia, Samsul Hidayat, menyebutkan, dari 535 perusahaan yang tercatat, sebanyak 10 perusahaan belum memenuhi aturan batas minimum saham publik beredar atau free float sebesar 7,5 persen dari total saham yang diterbitkan.

"Sebanyak 10 perusahaan belum free float , dan beberapa perusahaan belum memenuhi jumlah pemegang saham minimal 300 pihak yang memiliki rekening efek di anggota bursa," ujar Samsul, seperti dikutip dari Kompas, Jakarta, Rabu (19/10/2016).

Meski tidak disebutkan secara rinci emiten apa saja yang belum memenuhi aturan free float , Samsul menuturkan bahwa aturan itu telah tercantum dalam keputusan Direksi BEI Nomor: Kep-00001/BEI/01-2014 perihal perubahan peraturan Nomor I-A tentang pencatatan saham dan efek bersifat ekuitas selain saham yang diterbitkan oleh Emiten.

"Sebagian dari perusahaan itu juga sudah disuspensi sahamnya. Sebagian lagi sedang berupaya untuk memenuhi aturan itu. Pada bulan ini akan ada sanksi peringatan dan denda," ujarnya.

Menurut Samsul, hingga saat ini telah ada satu perusahaan yang berencana untuk memenuhi aturan itu pada 2017. Meski demikian, perusahaan itu tetap dikenakan denda.

"Selain denda, mereka juga harus menunjukkan proposal rencana itu ke bursa," ucap Samsul.

Sebelumnya, Direktur Utama BEI, Tito Sulistio, mengatakan, untuk memenuhi aturan itu, beberapa langkah dapat dilakukan, seperti rights issue hingga pemecahan nilai saham atau stock split .

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...