12 Kepengurusan Gafatar Diduga Ada di Bekasi

12 Kepengurusan Gafatar Diduga Ada di Bekasi

Rabu, 13 Jan 2016 | 16:20 | kontributor
WinNetNews.com - Organisasi Gafatar (Gerakan Fajar Nusantara) makin disorot publik, pasca dugaan terkaitnya organisasi tersebut dengan kasus hilangnya sejumlah orang secara misterius di Indonesia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laman Antara News, saat ini Gafatar telah membentuk struktur kepengurusan di 12 kecamatan di Bekasi.

Menurut Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI), Sukandar Ghozali, berpendapat bahwa organisasi yang tidak mengantongi izin resmi ini kerap melakukan aksi sosial untuk menarik simpati masyarakat setempat, kemudian bergabung sebagai pengikutnya.

"Kita sudah laporkan hal ini ke Kesbangpol Kota Bekasi, namun karena belum ada bukti yang cukup kuat jadi belum ada tindakan," kata Sukandar.

Dia menambahkan, Gafatar merupakan organisasi yang mengajarkan pemahaman menyimpang kepada pengikutnya.

Baca juga artikel: Serba-serbi Gafatar, Organisasi yang Disinyalir 'Hilangkan' Banyak Orang

"Organisasi ini adalah turunan dari Al Qiyadah Al Islamiyah bentukan Ahmad Mushadeq yang sempat mengaku menjadi nabi beberapa waktu lalu," katanya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari ajakan maupun rayuan untuk bergabung dengan oraganisasi tersebut.

Sementara itu dihimpun dari laman Liputan Enam, menurut keterangan salah mantan anggota Gafatar yang identitasnya disembunyikan, organisasi ini telah bubar sejak 2015 lalu. Oleh sebab itu tidak ada lagi kegiatan Gafatar di Indonesia.

Dalam laman tersebut dikatan bahwa Gafatar sudah dibubarkan setelah fatwa dari MUI Aceh yang menyatakan Gafatar Aceh merupakan ormas sesat. Setelah fatwa itu, pengurus DPD Gafatar Aceh akhirnya dipidanakan. Ia mengaku organisasinya tidak sesat.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...