12 Tips Agar Transaksi Internet Banking Anda Aman

12 Tips Agar Transaksi Internet Banking Anda Aman

Jakarta, wingamers - Kejahatan dunia maya di bidang perbankan kian hari makin marak terjadi. Edukasi perlu dilakukan oleh petugas bank terkait kepada pengguna internet banking untuk mengantisipasi kejahatan dunia maya perbankan. Data terakhir sebanyak 85 juta pengguna internet di Indonesia. Jika edukasi tidak dilakukan secara serius maka besar kemungkinan jumlah korban akan semakin bertambah.

Baca juga artikel: Modus Pelaku Kejahatan Perbankan Online melalui Situs Judi dan Porno

Desain teknologi informasi di perbankan sudah tunduk pada standar pengamanan perbankan yang ditetapkan Bank Indonesia (BI) dan perbankan Internasional.Pengguna internet banking perlu memperhatikan hal-hal berikut ini ketika melakukan transaksi internet banking.

  1. Pastikan perangkat Anda bebas dari "malware" dan virus
  2. Selalu gunakan "antivirus" dan "antimalware" yang up to date dan berlisensi.
  3. Sering-seringlah mengganti password
  4. Jangan gunakan komputer publik untuk transaksi sensitif perbankan (komputer di kafe, bandara, dan warnet)
  5. Jangan gunakan wi-fi publik untuk transaksi perbankan
  6. Biasakan mengetik langsung "URL address atau alamat website bank tersebut daripada mengklik URL dari surel.
  7. Bank yang baik memiliki otentifikasi ganda untuk transaksi perbankan, misalnya dengan memberlakukan kode PIN atau password temporer menggunakan token key untuk setiap tahap transaksi.
  8. Selalu "Log out" setelah mengakhiri transaksi.
  9. Biasakan putuskan hubungan koneksi internet jika komputer atau laptop sudah tidak digunakan.
  10. Selalu perbarui browser setiap saat.
  11. Selalu perbarui sistem operasi Anda, sistem operasi yang tidak diperbarui mudah dijangkiti malware, spyware, adware, dan virus.
  12. Jangan sembarangan menginstal perangkat lunak.