Skip to main content

15 Nama Pejabat Eselon II yang Dilantik Ahok

15 Nama Pejabat Eselon II yang Dilantik Ahok
15 Nama Pejabat Eselon II yang Dilantik Ahok

wingamers.com - Sejak menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja purnama telah melakukan perombakan susunan organisasi pejabat Pemprov DKI Jakarta. Kali ini (4/9) Gubernur yang sering di sapa Ahok itu melantik sebanyak 327 PNS. Dalam pelantikan yang dilaksanakan di Balai Agung, Balaikota DKI Jakarta, PNS yang dilantik terdiri dari Eselon II sebanyak 15 orang, Eselon III sejumlah 96 orang, Eselon IV berjumlah 215 orang serta satu Kepala Kantor Regional V.

Adapun 15 nama-nama pejabat eselon II yang menempati posisi baru di Pemerintahan DKI Jakarta antara lain:

1. Andi Baso Mappapoleon sebagai Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah Provinsi DKI Jakarta

2. Mara Oloan Siregar sebagai Asisten Administrasi dan Keuangan Sekda Pemprov DKI Jakarta

3. Gamal Sinurat Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekda Pemprov DKI Jakarta

4. Riana Faiza sebagai Asisten Deputi Bidang Lingkungan Hidup Deputi Gubernur DKI Jakarta

5. Muhammad Yuliadi sebagai Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DKI Jakarta

6. Muhammad Zen sebagai Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Barat

7. Asril sebagai Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Barat

8. Junaedi sebagai Sekretaris DP KORPRI Provinsi DKI Jakarta

9. Ahmad Ya'la sebagai Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara

10. Yuli Hartono sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Energi Provinsi DKI Jakarta

11. Edi Sumantri sebagai Wakil Kepala Dinas Pelayanan Pajak Provinsi DKI Jakarta

12. Teguh Hendrawan sebagai Wakil Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi Provinsi DKI Jakarta

13. Theodora Caroline Kawinda sebagai Direktur RSUD Pasar Minggu Provinsi DKI Jakarta

14. Julaga Lumban Tobing sebagai Direkur RSUD Provinsi DKI Jakarta

15. Abdul Chair sebagai Asisten Deputi Bidang Tata Ruang Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta.

Dalam pelantikan tersebut, Ahok mewanti-wanti para pejabat yang baru dilantik untuk tidak bermain-main di bawah kepemipinanya. Terutama yang berhubungan dengan korupsi. (rk)

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top