17 Mumi dan Selembar Emas Ditemukan  Arkeolog Mesir  di Bawah Tanah!
Foto: AFP / KHALED DESOUKI

17 Mumi dan Selembar Emas Ditemukan Arkeolog Mesir di Bawah Tanah!

Senin, 15 Mei 2017 | 14:31 | Fellyanda Suci Agiesta

WinNetNews.com - Arkeolog Mesir telah menemukan 17 mumi di padang pasir katakombe di provinsi Minya, sebuah temuan yang "belum pernah terjadi sebelumnya" untuk wilayah selatan Kairo, kementerian antiquities mengumumkan pada hari Sabtu (13/5).

Arkeolog menemukan mumi non-kerajaan dalam serangkaian koridor setelah mengikuti jejak poros penguburan di distrik Touna-Gabal di provinsi Mesir tengah, kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan.

Seiring dengan mumi tersebut, mereka menemukan selembar emas dan dua papirus di Demotic, sebuah naskah kuno Mesir, serta sejumlah sarcophogi yang terbuat dari batu kapur dan tanah liat. Ada juga peti mati hewan dan burung, kata kementerian tersebut.

Tapi mumi itu belum diberi tanggal.

Kementerian tersebut mengatakan bahwa penemuan tersebut termasuk dalam Periode Akhir, yang membentang hampir 300 tahun sampai penaklukan Alexander Agung di Mesir pada 332 SM.

Namun seorang juru bicara mengatakan kepada AFP bahwa mereka juga bisa berkencan dari Dinasti Ptolemeus, yang didirikan oleh Ptolemy Agung Alexander Agung.

Penemuan mumi non-kerajaan dianggap belum pernah terjadi sebelumnya, karena ini adalah penemuan pertama di daerah tersebut, kata beberapa pejabat di lokasi tersebut.

Egyptologist Salah al-Kholi mengatakan pada sebuah konferensi pers yang diadakan di dekat lokasi padang pasir bahwa penemuan tersebut adalah "nekropolis manusia pertama yang ditemukan di Mesir tengah dengan begitu banyak mumi".

Itu bisa memberi lebih banyak penemuan di daerah itu, katanya.

"Penemuan itu penting, belum pernah terjadi sebelumnya," kata Mohamed Hamza, direktur penggalian untuk Universitas Kairo.

Situs ini dekat dengan pemakaman hewan purba.

"Penemuan ini masih pada awalnya," kata Menteri Antiquities Khaled al-Enany kepada wartawan.

Itu adalah penemuan kedua mumi yang diumumkan dengan banyak keriuhan oleh pemerintah dalam waktu kurang dari sebulan.

Pada bulan April, kementerian tersebut mengundang wartawan ke kota Luxor selatan untuk mengungkap delapan mumi yang ditemukan di sebuah makam berusia 3.500 tahun milik seorang bangsawan.

Bagi pemerintah Mesir yang kekurangan uang, penemuan tersebut merupakan anugerah dari masa lalu yang mulia di negara ini, karena ia berusaha menarik wisatawan yang ketakutan oleh serangkaian serangan militan Islam.

"Benda-benda kuno adalah kekuatan lembut yang membedakan Mesir. Berita tentang benda-benda antik adalah hal-hal yang menarik dunia ke Mesir."kata Enany

Jutaan wisatawan mengunjungi Mesir setiap tahun untuk melihat Piramida Giza,satu-satunya monumen Tujuh Keajaiban Dunia Kuno yang masih ada, dan kuil dan peninggalan Firaun yang kuno.

Namun sebuah pemberontakan populer di tahun 2011 yang menggulingkan veteran kuat Hosni Mubarak mengantar tahun-tahun kerusuhan yang mengalahkan ekonomi dan mengusir wisatawan.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...