2 Tahun Penjara untuk Ivan Haz Terlalu Ringan

Rike
Rike

2 Tahun Penjara untuk Ivan Haz Terlalu Ringan
WinNetNews.com - Ketua Jaringan Advokasi Nasional Pekerja Rumah Tangga (Jala PRT), Lita Anggraini, menilai bahwa tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) kepada Ivan Haz, tersangka penganiayaan seorang PRT berinisial T, terlalu ringan.

Dalam sidang yang digelar Selasa (26/7/2016), jaksa penuntut umum (JPU) minta majelis hakim menjatuhkan hukuman penjara dua tahun kepada Ivan, putra dari mantan Wakil Presiden Hamzah Haz. Lita menilai, dari perlakuan yang dilakukukan Ivan terhadap T, hukuman itu terlalu ringan. Lita menilai Ivan pantas mendapatkan hukuman lebih dari 10 tahun atas perbuatannya itu.

"Tuntutan jaksa sangat ringan, jauh dari keadilan. Mengingat pelanggaran yang dilakukan terdakwa Ivan Haz sehingga korban mengalami luka berat, harusnya tuntutan maksimal," ucap Lita melalui pesan singkatnya.

T kerap menderita akibat penganiayaan dari Ivan Haz. Bentuk kekerasan yang dilakukan Ivan mulai dari pemukulan tangan kosong hingga memakai alat. Pukulan Ivan bahkan pernah membuat mata T tidak bisa melihat karena bengkak.Kuping T pun sempat mengalami pendarahan karena dipukul Ivan.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});