2 WNI Sandera OPM Sudah Bebas

2 WNI Sandera OPM Sudah Bebas

Jakarta, wingamers - Drama penyanderaan dua Warga Negara Indonesia (WNI) oleh anggota Organisai Papua Merdeka (OPM) kini telah usai.Tentara PNG secara resmi menyerahkan dua WNI itu ke KJRI. Keduanya dibebaskan pada Kamis (17/9) malam. Informasi bebasnya 2 WNI diterima Kemlu pada Kamis (17/9) malam pada pukul 19.35 WIB.

Dirman dan Badar sempat menangis ketika diserahkan oleh tentara PNG ke pihak RI. Enam hari disandera dalam hutan membuat mereka sempat berpikir tidak akan bisa selamat. Para penyandera membawa mereka berkeliling menembus hutan di kawasan Papua Nugini.

Kedua korban penyanderaan dikabarkan dalam kondisi sehat, namun saat kedua korban masih akan melalui proses pemeriksaan kesehatan. Langkah selanjutnya korban akan diserahkan di perbatasan ke Pangdam Cendrawasih, kemudian dari Pangdam ke Pemkab Jayapura.

Korban mengakui selama dalam keadaan disandera, mereka memakan ubi-ubian untuk bisa bertahan hidup.

Proses pembebasan cukup rumit, karena penyandera 'maju-mundur' saat berhadapan dengan tim negosiator.

Pemerintah RI sangat intens berkomunikasi dengan pemerintah Papua Nugini. Selama proses upaya pembebasan, TNI tetap bersiaga namun tidak masuk ke wilayah PNG. Hal ini sebab seluruh kegiatan pembebasan dipercayakan kepada tentara PNG.

Kedua WNI akan diserahkan pemerintah Papua Nugini ke Konsul Vanimo. Sebelumnya Kapolda Papua menyebut penyerahan kedua WNI dilakukan pukul 13.00 waktu setempat

Diketahui bahwa kedua WNI yang menjadi korban penyanderaan disandera oleh anggota OPM sejak hari Sabtu (12/9). Pihak OPM meminta pemerintah RI untuk menukar dua orang WNI yang disandera dengan dua rekannya yang menjadi tahanan polisi atas narkoba jenis ganja.