200 Karyawan Operator Transjakarta Terancam di PHK
Foto:Istimewa

200 Karyawan Operator Transjakarta Terancam di PHK

Senin, 30 Apr 2018 | 14:09 | Cindy Cesilia

WinNetNews.com-  Dua ratus karyawan PT. Bianglala  Metropolitan dikabarkan akan di PHK.  Dikutip dari berbagai sumber yang ada, hal ini terjadi setelah   PT. Transjakarta menyetop operasional 48 armada bus perusahaan tersebut. Sanksi  tersebut diberikan setelah salah satu armada milik PT Bianglala Meropolitan yang merupakan operator bus Transjakarta terguling di Cawang pada Senin 9 April 2018 lalu. Padahal, kontrak operasi baru berakhir September 2018.

Wahid Sukamto, Direktur PT. Bianglala Metropolitan merasa aneh dengan sanksi yang diberikan PT. Transjakarta tersebut. Sepengetahuannya, sanksi hanya diberikan kepada pengemudi dan satu armada yang mengalami kecelakaan. Bukan menghentikan operasional bus secara keseluruhan.

"Pengemudi itu pun sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Ini membuktikan bahwa persoalan bukan karena kelayakan bus tapi merupakan kelalaian pengemudi," kata Sukamto. 

Menurut Sukamto, keputusan sepihak PT TransJakarta menghentikan operasi 48 Bus Amari itu menyebabkan 200 Karyawannya terancam diberhentikan. "Kalau PT TransJakarta tidak mencabut keputusannya kami terpaksa memutus kontrak kerja 100 Sopir, 50 Mekanik dan 50 Staf," lanjut  Sukamto. 

Selain itu, Sukamto juga sudah  mengeluarkan fakta atau dokumen otentik yang dikeluarkan oleh PT Transjakarta. Ada tiga fakta itu. Pertama, rekaman kecepatan bus BMP 162 sejak meninggalkan halte UKI hingga titik kecelakaan, yaitu bus melaju dengan kecepatan maksimum 35 kilometer per jam. 

Kedua, pada tanggal 11 April 2018, tiga hari setelah kecelakaan, pihak PT Transjakarta masih mengeluarkan rekomendasi bahwa 48 unit bus Amari yang dioperasikan Bisnglala Siap Guna Operasi (SGO) atau layak jalan. Rekomendasi itu juga memuat sebanyak 27 unit lainnya tidak dapat operasi (TDO) Ketiga, polisi sudah mengizinkan bus yang ditahan dibawa pulang ke poll tanpa catatan bahwa bus tidak layak jalan.
 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...