Skip to main content

24 Hektare Ladang Ganja di Kaki Gunung Seulawah dimusnahkan

24 Hektare Ladang Ganja di Kaki Gunung Seulawah dimusnahkan
24 Hektare Ladang Ganja di Kaki Gunung Seulawah dimusnahkan

Jakarta, Wingamers - Aceh yang memiliki julukan tanah rencong ini dikenal sebagai produsen ganja terbesar di Asia Tenggara setelah Thailand. Hampir di setiap jengkal belantara Aceh dihiasi tanaman ganja. Kondisi ini mengakibatkan isu Aceh sebagai penghasil tanaman ajaib ini bahkan sudah mendunia. Sampai-sampai dalam sidang ke 49 Komisi Narkoba PBB (UN Commission on Narcotic Drugs) pada tanggal 13-17 Maret 2006 di Wina Austria, turut dibahas tentang fenomena ini. Di kalangan masyarakat Internasional beranggapan bahwa Aceh sudah memiliki trade mark sebagai ‘ladang ganja’ terbesar sekaligus penyuplai ganja berkualitas nomor satu.

Baru-baru ini kepolisian dan BNN menemukan dua lokasi ladang ganja di Kecamatan Seulimun, Aceh Besar, NAD. Sekitar 24 hektare ladang ganja dibabat dan dimusnahkan oleh petugas. Ladang ganja tersebut terpaksa langsung dimusnahkan ditempat karena lokasinya berada cukup jauh dari jangkauan, selain itu kondisi ini tidak memungkinkan petugas untuk membawa dan mengamankan barang bukti.

Waktu yang diperlukan untuk sampai ke ladang ganja yang terletak di kaki pegunungan Seulawah ini selama kurang lebih tiga jam perjalanan dari wilayah Selimun. Ada sekitar 35 ribu batang ganja yang tumbuh subur dengan usia tanaman antara satu sampai enam bulan. Diprediksikan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pesmunahan lahan ganja tersebut sekitar tiga hari, karena ladang ganja yang ada saat ini terbilang cukup luas.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top