(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

3 Barang yang Sebenarnya Penuh Bakteri di Kamar Hotel. Hati-hati Loh!

Fellyanda Suci Agiesta
Fellyanda Suci Agiesta

3 Barang yang Sebenarnya Penuh Bakteri di Kamar Hotel. Hati-hati Loh! Foto: Pexels

WinNetNews.com - Bukan rahasia lagi kalau beberapa kamar hotel mungkin tidak sebersih yang kamu lihat. Sebaliknya, banyak kamar hotel, bahkan harga tertinggi, mungkin banyak kuman dan bakteri. Tapi benarkah itu?

Terlepas dari ancaman yang mengintai di kamar hotel, ada cara wisatawan untuk bisa melindungi diri saat menginap di sebuah hotel. Dengan sedikit perencanaan, wisatawan dapat mengurangi risiko sakit saat menyentuh bagian fatal di setiap kamar hotel. Berikut adalah tiga permukaan hotel yang dilarang disentuh, para traveler harus tahu ini:

1. Gelas kamar hotel

Kamu pasti pernah melihat gelas tersusun rapi disebuah kamar hotel. Selain itu, kertas penutup di atas kaca dapat membuat wisatawan merasa aman, dan itu mungkin sudah dibersihkan sebelum wisatawan datang.

Namun, tidak semua hotel mungkin melakukan hal tiu. Salah satu pelayan hotel mengatakan kepada The Huffington Post bahwa gelas dibersihkan setelah penyewa kamar check-out, gelas dibersihkan melalui mesin cuci piring industri yang mungkin tidak selalu bersih. Pelayan hotel lainnya mengaku tidak merubah gelas setiap kali mereka membersihkan kamar, atau hanya membasu dengani air dan menggantinya untuk tamu berikutnya.

Apapun benda pecah belah yang ada di kamar hotel, sebisa mungkin kamu menghindarinya. Tapi kalau kamu ingin meminjam piringatau gelas, bahkan makanan, mintalah langsung ke dapur hotel.

2. Beberapa remote di kamar hotel

apapun itu, remot tv atau AC, pasti memiliki bakteri. Menurut ulasan hotel situs Oyster, beberapa remot di hotel telah diuji positif untuk kebanyakan bakteri dan kuman, termasuk (namun tidak terbatas pada) E.coli dan Staph.

Banyak wisatawan cerdas yang akan mengepak tas makanan tambahan hanya untuk remote kontrol mereka. Wisatawan bisa melindungi diri mereka sendiri dengan mempersenjatai diri dengan pembersih tangan.

3. Tempat tidur hotel

Bagi banyak wisatawan, tempat tidur hotel terlihat sangat nyaman. Namun kamu perlu berhati-hati, ada beberapa hotel yang tidak mengganti seprei atau sarung bantal dan guling. Dalam wawancara dengan The Huffington Post, pelayan hotel anonim mengklaim bahwa beberapa hotel anggaran tidak mengganti bantal setelah penyewa check-out.

Wisatawan selalu memiliki pilihan untuk meminta bahan-bahan baru yang akan dikirimkan ke kamar mereka, termasuk bantal dan item lainnya. Selain itu, kekhawatiran tentang kualitas tidur terungkap dari keluhan manajemen hotel segera. Jika tidak memadai, wisatawan melaporkan keluhan kepada otoritas setempat.

Sementara kamar hotel bisa menjadi ruang yang aman selama perjalanan, juga bisa menjadi sarang bagi kuman dan bakteri. Dengan mengetahui permukaan untuk dihindari, wisatawan dapat mengurangi risiko minimun untuk terserang penyakit, sehingga lebih aman tinggal saat jauh dari rumah.

Apa Reaksi Kamu?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});