3 warga Tiongkok diduga cari kerja, masuk pakai cara ilegal ke Sebatik

3 warga Tiongkok diduga cari kerja, masuk pakai cara ilegal ke Sebatik

Jumat, 5 Agt 2016 | 21:27 | Rike
WinNetNews.com-Satuan Tugas Pengamanan Wilayah Perbatasan atau Satgas Pamtas Yonif 614/Raja Pandhita di Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, telah mengamankan 3 warga negara asing asal Tiongkok.

Mereka diamankan sebab memasuki wilayah Indonesia tanpa melalui pemeriksaan keimigrasian."Yang mengamankan personel yang jaga di Pos Sei Ajikuning tadi siang sekitar pukul 12.00 wita. Ketiga WNA ini masuk secara ilegal tanpa melalui pemeriksaan imigrasi. Mereka punya paspor tapi tidak ada cap Imigrasi Tawau," ucap Komandan Satgas Pamtas Yonif 614/Raja Pandhita, Letkol Inf Rudi Setiawan, Jumat (5/8/2016).

Petugas akui menemui kesulitan ketika memeriksa ketiga WNA itu karena mereka hanya dapat berbahasa mandarin. Walau mengaku masuk ke Sebatik dari Tawau, Malaysia, tapi paspor yang mereka gunakan tak ada stempel dari Imigrasi Tawau, Malaysia. Belum jelas apa sebenarnya tujuan mereka masuk ke Indonesia secara ilegal."Mereka tidak bisa bahasa Indonesia maupun Malaysia. Bisa bahasa Inggris tapi sulit dipahami," jelas Rudi Setiawan. Walau kesulitan berkomunikasi, tujuan ketiganya masing-masing bernama Lin Tuxin (46) laki-laki, Chen Shihua (50) perempuan dan Li Aiping (40) perempuan ini diperkirakan bakal mencari kerja di wilayah Indonesia.

Usai mengenal situasi, rencananya mereka akan memanggil teman-teman mereka. Kini, ketiga warga Tiongkok tersebut diserahkan ke pihak Imigrasi Nunukan.

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...