Skip to main content

3D Vag, Tren Modifikasi 'Miss V' yang Cukup Aneh Tapi Lagi Tren di Thailand

3D Vag, Tren Modifikasi Miss V yang Cukup Aneh Tapi Lagi Tren di Thailand
3D Vag, Tren Modifikasi Miss V yang Cukup Aneh Tapi Lagi Tren di Thailand

Winnetnews.com - Berkembangnya teknologi yang ada juga mendorong berbagai lini kehidupan semakin berkembang. Salah satunya adalah bidang kecantikan. Kini, nggak cuma berbagai peralatan makeup dan kosmetik yang semakin maju, namun juga penemuan-penemuan berupa teknologi kekinian yang diyakini mampu membuat seseorang lebih cantik dengan cara yang cukup instan.

Sebut saja operasi plastik, lip filler, atau nose filler. Mereka yang memiliki bibir tipis atau hidung pesek kini nggak perlu khawatir lagi. Cukup dengan melakukan metode ini, maka bibirmu akan terlihat tebal dan hidungmu terlihat mancung. Tren-tren seperti ini pun nggak berhenti di sini saja. Beberapa waktu terakhir, sebuah tren ‘edan’ juga sedang ramai dilakukan oleh cewek-cewek Thailand yang sebenarnya juga cukup aneh.

Adalah 3D Miss V yang baru-baru ini digandrungi cewek-cewek Thailand. Apa sih maksudnya?

Entah siapa yang memulai tren ini, akhir-akhir fenomena 3D Vag menjadi buah bibir para cewek di Thailand. 3D Vag ini membuat bagian mons pubis (gundukan lemak yang ada di area Miss V) terlihat lebih menonjol. Hal ini dilakukan oleh cewek-cewek tersebut karena meyakini bentuk Miss V yang terlihat menonjol membuat area intim mereka terlihat lebih cantik dan muda.

Secara medis, proses 3D Vag ini menyuntikkan lemak yang mereka miliki pada Miss V mereka sendiri. Untuk mendapatkan bentuk Miss V yang menonjol tersebut, para ahli nggak melakukan implan seperti yang mereka lakukan terhadap payudara, melainkan dengan menyuntikkan lemak ke bagian mons pubis. Dan lemak yang disuntikkan tersebut berasal dari perempuan yang pengen menciptakan 3D Vag itu sendiri. Jadi lemak tersebut diyakini lebih aman karena berasal dari tubuh yang sama. Lemak ini disedot dari bagian tubuh yang memiliki kelebihan lemak, seperti di bagian perut, paha, pinggul, dan area lainnya.

Demi mengikuti tren ini, nggak sedikit cewek yang juga ikut membuat bentuk Miss V mereka lebih “berisi” dari biasanya. Namun, biaya untuk mendapatkan hasil ini nggak cukup murah. 3D Vag ini dibanderol dengan biaya THB50,000 atau sekitar 20juta rupiah. Meski begitu, tetap saja banyak yang pengen mencoba tren ‘aneh’ tersebut.

Tren yang satu ini mungkin juga muncul dikarenakan fesyen soal pakaian wanita yang juga berkembang. Misalnya saja, yoga pants yang kini digandrungi banyak wanita. Nggak cuma untuk berolahraga, kini yoga pants atau legging dipakai oleh wanita ke manapun mereka pergi. Bahkan untuk sekadar hang out ke mall. Celana yang membentuk lekuk tubuh bagian bawah ini membuat sebagian cewek merasa lebih cantik dan seksi. Apalagi bagi mereka yang memiliki kaki yang indah. Tentu bukan hanya bagian kaki, tapi juga bagian bokong dan tentunya Miss V. Bisa jadi, hal inilah yang menjadi salah satu alasan munculnya tren ini, sehingga Miss V mereka akan terlihat lebih berisi dengan jelas, apalagi saat memakai celana model ini.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top