4 Fakta Menarik Seputar Pohon Natal

Cindy Cesilia
Cindy Cesilia

4 Fakta Menarik Seputar Pohon Natal Foto:Ilustrasi

WinNetNews.com- Natal selalu identik dengan pohon natal. Tapi tahukah kamu kalo  pohon Natal punya sejarah panjang dan unik lho.

Dikutip dari berbagai sumber yang ada,dibawah ini empat keunikan tentang pohon Natal.

 

1. Semakin modern pada abad ke-19

Dari jaman ke jaman, pohon Natal selalu berubah dan berkembang.

Pangeran Albert punya andil dalam mempopulerkan pohon Natal beserta hiasannya yang saat ini masih lestari ditemukan. 

Latar belakang suami ratu Victoria itu yang berasal dari Jerman jadi sebab pohon Natal makin bertransformasi. 

Soalnya, sejak dulu Jerman punya tradisi natal yang unik khususnya dalam menghias pohon Natal.


2. Pencipta pencetus hiasan pohon Natal 

Ada cerita unik dibalik penempatan pohon Natal di dalam rumah. Martin Luther, seorang penceramah agama sekaligus tokoh reformasi gereja asal Jerman yang lebih dulu mempunyai ide membawa pohon Natal ke dalam rumah.

Bersetting pada abad ke-16, diceritakan sehari sebelum Natal Martin Luther menyempatkan waktu berjalan menyusuri hutan. Dalam perjalanan itu dirinya menengok ke langit dan melihat bintang bersinar terang di antara pepohonan. 

Setelah itu, dia menebang pohon di hutan itu dan membawanya ke rumah.


3. Kota pertama yang memakai pohon Natal

Tallinn dan Riga merupakan kota yang diklaim pertama kali menggunakan pohon cemara utuh untuk perayaan Natal dan Tahun Baru. 

Disebutkan jika Tallinn, ibukota Estonia, diketahui pertama kali memiliki pohon Natal pada 1441. Di lain pihak, Riga yang notabene ibukota Latvia juga mengklaim hal sama pada 1510. 

Bahkan, di alun-alun kota Riga terdapat sebuah plakat yang menandakan pohon Natal pertama kali di kota itu.


4. Sudah sejak ribuan tahun lalu


Sampai saat ini tidak ada yang tahu kapan pohon cemara digunakan sebagai hiasan pohon Natal. 

Tapi, beberapa menyebut bahwa pohon cemara telah dipakai di hari Natal sejak ribuan tahun lalu.

Ada yang menyebut jik orang yang masuk dalam aliran paganisme telah  menggunakan batang pohon cemara untuk perayaan perubahan musim dingin. 

Ada juga cerita tentang orang Romawi yang menghias kuil mereka untuk menyambut perayaan Saturnalia yang merupakan pemujaan kepada dewa kemakmuran. 

Apa Reaksi Kamu?