4 Hewan Ini Bisa Deteksi Kanker di Tubuh Manusia

Aldina Putri Nst
Aldina Putri Nst

4 Hewan Ini Bisa Deteksi Kanker di Tubuh Manusia
Winnetnews.com - Hewan adalah salah satu mahluk ciptaan Tuhan yang tidak memiliki kesempurnaan seperti manusia. Walaupun begitu, hewan memiliki beragam kelebihan yang jarang diketahui oleh orang-orang. Contoh kecilnya saja seperti mendeteksi datangnya bencana, dan ternyata ada juga hewan yang bisa mengetahui apa yang dirasakan manusia di hatinya.

Nah, beda dengan kelebihan hewan yang dijelaskan sebelumnya. Beberapa hewan ini memiliki kelebihan seperti dokter. Mau tau? Simak terus ke bawah ya.

1. Anjing

Anjing diketahui dapat mendeteksi penyakit kanker di dalam tubuh manusia. Salah satu peneliti bernama Heather Junqueira mengatakan bahwa cara untuk mendeteksi kanker melalui anjing memiliki tingat akurasi mencapai 97%, hanya dengan mengendus darahnya. Itu dikarenakan hidung yang dimiliki oleh anjing memiliki reseptor sebanyak 200 juta.

2. Lalat Buah

Dua peneliti dari Universitas Konstanz di Jerman dan Universitas La Sapienze di Italia telah melakukan percobaan dengan melatih lalat buah untuk mencium perbedaan manusia yang sedang menderita kanker dan yang tidak. Tak kalah hebatnya dengan anjing, lalat buat akan mampu mencium perbedaan aroma manusia dengan beragam jenis kanker dengan cara dilatih terlebih dahulu.

3. Lebah

Berbeda dengan kedua hewan di atas, lalat mampu mendeteksi beberapa macam penyakit di antaranya adalah kanker, TBC dan Diabetes. Hal ini sudah terbukti ketika dilakukan studi pada tahun 2013 lalu. Peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Arkansas menyatakan bahwa lalat mampu mendeteksi tiga penyakit di atas.

4. Kucing

Kisah yang telah dialami oleh wanita bernama Sue McKenzie yang berasal dari Scunthrope membenarkan bahwa kucing dapat mendekteksi kanker di tubuh. Ia menceritakan ketika kucingnya yang bernama Tom tiba-tiba melakukan suatu hal yang aneh pada dirinya. Wanita ini mengaku bahwa kucing miliknya itu tidak terlalu suka berdekatan dengan manusia, namun suatu saat kucing miliknya itu menjadi lebih sering memegang lehernya menggunakan kaki. Hal itu dilakukan oleh kucingnya setiap hari. Beberapa saat kemudian ketika Sue memeriksakan kesehatannya ke dokter, ia divonis memiliki kanker limfoma stadium tiga yang telah tumbuh di lehernya. Karena itu, Sue memutuskan untuk menjalani terapi, kini ia pun merasa lebih sehat dibandingkan dengan sebelumnya.

 

 

Apa Reaksi Kamu?