4 Manfaat Kentut untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui
Foto: Forbes

4 Manfaat Kentut untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Selasa, 15 Sep 2020 | 15:04 | Nurul Faradila
Winnetnews.com - Buang angin atau yang sering disebut dengan kentut, sering dianggap sebagai sesuatu yang memalukan. Apalagi jika saat buang angin kita mengeluarkan suara atau menimbulkan bau. Namun tanpa disadari, kentut ternyata bermanfaat untuk kesehatan kita.

“Kentut bisa memberi tahu tentang kesehatan pencernaan kita. Sebenarnya sangat normal untuk mengeluarkan gas lebih dari belasan kali sehari, dan kekurangan gas dapat menunjukkan berkuranganya keragaman bakteri saluran penceranaan bagian bawah,” jelas Kelly Jones, dari Kelly Jones Nutrition dikutip Men’s Health.

Buang angin beberapa kali dalam sehari, adalah sesuatu yang normal dan dapat memberitahu bahwa adanya keberagaman bakteri di saluran pencernaan bagian bawah yang lebih sedikit. Bakteri tersebut diketahui penting untuk kesehatan tubuh secara umum. Berikut ini beberapa manfaat kesehatan yang didapatkan dari kentut.

Mendapatkan jumlah karbohidrat kompleks yang cukup

Konsumsi karbohdirat kompleks seperti kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran, dan buah-buahan, menyediakan serat yang dapat difermentasi dan oligosakarida, yang kemudian diberi makan oleh bakteri baik di saluran pencernaan bawah. Jones menjelaskan bahwa gas adalah produk sampingan dari fermentasi ini, dan itulah yang dikeluarkan saat kentut. Dengan mengeluarkan gas, maka kita tahu telah mendapatkan variasi yang baik dari jenis makanan berserat, untuk meningkatkan kesehatan usus

Meningkatkan kesehatan usus besar

Dengan kentut, kita bisa menurunkan komplikasi usus besar di masa mendatang. Dalam jangka pendek, menahan buang angin dapat membatasi motilitas usus dan menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan, seperti nyeri dan sembelit.

Membantu makan lebih baik

Jika kentut yang dikeluarkan terlalu sering dan mengeluarkan bau, maka itu mengindikasikan bahwa kita terlalu banyak mengonsumsi makanan yang memiliki protein, gula atau lemak jenuh dibandingkan karbohidrat sehat serta lemak nabati.

Mengidentifikasi intoleransi makanan

Buang angin bukan berarti kita harus secara otomatis menyimpulkan bahwa memiliki intoleransi terhadap makanan, dan mulai menghentikan seluruh kelompok makanan. Namun sebaiknya menyelidiki sedikit, sebelum berkonsultasi dengan ahli gastroenterology atau ahli gizi yang berspesialisasi dalam masalah gastrointestinal.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...