4 Tipe Direktur Keuangan di 100 Perusahaan Teratas

4 Tipe Direktur Keuangan di 100 Perusahaan Teratas

Minggu, 31 Jan 2016 | 20:15 | Muchdi

WiNNetNews.com - Peran Chief Financial Officer (CFO) atau biasa disebut Direktur Keuangan tidak bisa dipandang sebelah mata lagi. Menduduki posisi penting ini, berarti harus siap mengelola keuangan perusahaan dan menghadapi segala kemungkinan risiko yang akan terjadi.

Selama beberapa tahun terakhir ini, peran CFO tak lagi sekadar berkutat melaporkan audit keuangan, merencanakan investasi dan penguatan struktur modal usaha saja. CFO kini harus menghadapi persoalan lebih kompleks terkait pengelolaan portofolio manajemen perusahaan maupun alokasi modal.

Perusahaan sebagai penggerak pada akhirnya harus mampu memilih CFO terbaik yang mampu membawa perusahaan ke arah lebih baik berdasarkan kompetensi, kepribadian, serta pengalaman.

 

Untuk mendapatkan gambaran lebih rinci mengenai peran CFO yang terus berkembang, McKinsey Global Institue dalam laporan kuartalan yang diperoleh seperti yang dikutip dari situs Liputan6, Jakarta, Minggu (31/1/2016) menganalisa pengalaman, kepercayaan maupun latar belakang CFO dari 100 perusahaan dunia dengan kapitalisasi pasar tertinggi.

Perusahaan membentuk peran CFO guna memenuhi kebutuhan mereka sekarang ini. Berikut adalah empat profil umum, baik dari sisi pengalamannya, fokus profesional dan internalnya, serta sumber dari keahlian CFO selama bertahun-tahun:

1. Ahli Keuangan

Para CFO biasanya memiliki jam terbang tinggi melalui perannya sebagai fungsi pengendali dan analisis keuangan, audit perencanaan, dan sebagainya. Mereka juga cenderung mempunyai pengetahuan 'ngelotok' di bidang keuangan dan isu akuntasi, seperti regulasi keuangan, akuntasi internasional dan struktur modal.

 

Jenis CFO seperti ini sangat cocok untuk perusahaan yang terdesentralisasi dengan pendirian dan fungsi keuangan kuat. Di mana dengan pengetahuan sang CFO, dia tahu bagaimana caranya untuk memperkokoh tim di departemen keuangan, agar tidak berjalan masing-masing.

2. Generalis

Bagi perusahaan di industri yang mengharuskan mempunyai struktur permodalan kuat, seperti perusahaan minyak dan gas (migas), dan telekomunikasi, mereka harus memilih CFO yang sudah merasakan banyak pengalaman, baik di bidang operasi, perencanaan, pemasaran dan manajemen umum.

Di antara 51 CFO dalam sampel yang sudah bekerja sejak 2009 lalu, hanya 31 CFO yang memenuhi syarat itu. Sedangkan yang melanjutkan ke jenjang master (MBA) sebanyak 62 orang dan 28 CFO memperdalam ilmu akuntasinya. Ini menunjukkan bahwa keterampilan manajemen serta komunikasi begitu mendalam.

CFO seperti ini cenderung mau terlibat dalam persoalan berat dan mampu memperkokoh industri yang digelutinya. Mereka juga kerap dipertemukan dengan perusahaan kelas kakap yang pada akhirnya bisa semakin mengasah kemampuan dan keahlian mereka.

 

3. Pemimpin Kinerja

CFO dengan rekam jejak perbaikan atau tranformasi dalam hal fungsi keuangan merupakan pemimpin kinerja yang baik. Mereka cenderung fokus pada manajemen biaya dan bekerja sesuai standarisasi data dan sistem. Mereka memiliki pengalaman luar biasa sebagai CFO.

Dari 50 CFO, sebanyak 30 orang mempunyai jam terbang tinggi di banyak perusahaan dan 21 orang lain bekerja dengan masa jabatan lebih lama. Perusahaan yang mempekerjakan CFO seperti ini, biasanya karena kebutuhan untuk menganalisis pasar.

4. Memenangkan Pertumbuhan

CFO tipe ini dipercaya untuk menangani perusahaan yang kerap melakukan perubahan cepat akibat tuntutan dinamika pasar. Mereka akan melakukan pematangan strategi portofolio bisnis dengan agresif melalui beragam aksi merger dan akuisisi, maupun divestasi.

Mereka dihargai karena mempunyai pemikiran yang independen dan pengetahuan strategis, seperti CFO yang bekerja pada perusahaan jasa. Hampir sepertiga CFO baru telah menghabiskan waktunya dengan menjalani karir di bidang perbankan investasi, maupun konsultasi.

sumber dari Liputan6, Jakarta

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...