4 Tips Mencari Properti Saat Pameran

Contributor-7
Contributor-7

4 Tips Mencari Properti Saat Pameran

WinNetNews.com - Investasi properti memang sudah menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka menginginkan penghasilan tiap bulan dari hasil investasinya. Berbeda dari jenis investasi pada umumnya, properti hadir memberikan solusi investasi yang tidak membuat pemilik merasa khawatir dengan kondisi keuangan. Mengingat dengan hanya mengandalkan properti kios sederhana, bisa menghasilkan pasif income melebihi modal yang dikeluarkan. Di samping itu, juga mendapat keuntungan hasil penjualan ketika harga properti kios naik tinggi.

Anda pun bisa dengan sengaja membangun usaha properti yang bisa dijadikan lahan investasi bagi si pembeli. Biasanya disebut dengan developer, yang memang selalu membangun properti seperti perumahan umum, apartemen dan lainnya. Hasil membangun properti, akan dikenalkan dengan cara seperti mengadakan pameran. Biasanya properti yang dipamerkan itu berjenis rumah hunian. Karena rata-rata yang banyak peminat dalam properti adalah rumah hunian.

Untuk memanfaatkan waktu pameran properti rumah, Anda bisa melakukan 4 tips di bawah agar bisa mendapatkan properti yang sedang dibutuhkan.

Persiapkan Budget Dan Tipe Properti Rumah

Biasanya developer membangun banyak properti yang siap dijual kepada konsumen. Hal ini tentu akan ada berbagai tipe rumah yang dibuatnya. Harga setiap tipe rumah berbeda-beda. Dengan begitu, Anda bisa mempersiapkan budget sesuai tipe rumah yang akan dibeli. Bila memang belum mengetahui secara pasti harga rumahnya, setidaknya Anda sudah mempersiapkan budget yang sekiranya sesuai tipe rumah yang akan dibeli.

Menentukan Lokasi Properti Rumah

Menentukan lokasi sebelum membeli properti rumah tentu berkaitan dengan tempat bekerja Anda dan pasangan, bila memang sama-sama bekerja. Bila memang Anda saja yang bekerja, pastikan juga bahwa rumah yang dibeli bisa untuk tetap berkumpul. Intinya menentukan lokasi yang disetujui keluarga memang penting sebelum membeli rumah.

Untuk lokasi strategis pembangunan properti memang sudah disiapkan sejak awal oleh developer. Hal ini agar konsumen membeli rumah di lokasi yang bagus seperti berada di pasar, dekat pom bensin, jalan raya, sekolah, masjid dan lainnya.

Pilih Rumah Jadi Bukan Inden

Ada dua jenis rumah yang ditawarkan yaitu rumah jadi dan rumah yang belum jadi. Khusus yang belum jadi, biasanya yang ditunjukkan itu berupa sketsa rumah yang akan dibangun. Cara memesan rumah belum jadi ini biasa disebut sebagai inden. Artinya inden tentu memesan sebelum rumah terbangun nyata.

Lebih baik tidak untuk membeli rumah secara inden. Memang harga bisa lebih murah. Walau memberikan sketsa dengan bagus, namun hal itu belum menjadi kenyataan. Memang developer terpercaya akan membangun dan membangunnya sesuai sketsa. Tetap saja belum ada kepastian produk nyatanya.

Lebih baik bila membeli rumah secara inden, tentu sistem yang dipakai adalah sistem DP. Ini yang dianjurkan. Karena sesuai prinsip jual beli barang pemesanan pada umumnya. Ketika barang belum jadi, tentu bisa dengan sistem DP bahkan tidak perlu membayar DP.

Tidak kalah penting, memilih developer terpercaya lebih penting daripada sistem harga yang ditetapkan ketika memilih cara inden dalam membeli properti. Ketika developer dipercaya dalam hal kemampuan membangun properti, tentu pembangunan rumah yang dipesan akan sesuai dengan sketsa yang sudah dibuatnya.

Siapkan Berkas

Khusus dalam membeli rumah dengan cara KPR, tentunya harus menyediakan berkas pribadi lengkap agar proses pengajuan KPR dapat dilanjutkan. Biasanya berkas yang utama untuk karyawan adalah Slip gaji asli (berstempel perusahaan), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Buku rekening tabungan selama 3 bulan terakhir. Memang sulit, bagi wiraswasta yang belum memiliki surat legalitas seperti SIUP. Namun pihak developer biasanya akan mengurus bila memang wirasuwasta belum memiliki dokumen yang diperlukan.

Apa Reaksi Kamu?