5 Hal Ini Bisa Jadi Penyebab Pesawat Jatuh

Cindy Cesilia
Cindy Cesilia

5 Hal Ini Bisa Jadi Penyebab Pesawat Jatuh Foto:Ilustrasi

WinNetNews.com- Kecelakaan pesawat di Indonesia semakin bertambah. Seperti yang diketahui, Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat Senin 29/10/2018. 

Pesawat dengan armada berjenis Boeing 737 Max-8 jatuh dari ketinggian sekitar 2.500 - 3.000 meter sekitar 13 menit setelah take-off dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang.


Ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab kecelakaan pesawat. Dikutip dari The Time, dibawah ini ada lima penyebab terjadinya pesawat jatuh. 


1. Kegagalan Mesin


Pesawat yang terbang mesinya harus bekerja dengan baik. Bahkan sampai ke mesin terkecilnya. Karena kerusakan yang terjadi pada bagian-bagian mesin ini bisa menimbulkan kesalahan yang fatal. 

Pesawat harus menjalani inspeksi ketat dan pemeliharaan keselamatan rutin.  Misalnya saja mengganti bagian yang rusak dan usang, mengganti oli, menembahkan komponen baru. Kerusakan mesin 20 persen bisa menjadi penyebab pesawat jatuh. 


2. Cuaca


Cuaca buruk juga berpengaruh dengan kecelakan pesawat. Contohnya saja, kecelakaan milik Garuda Indonesia Airlines dengan nomor penerbangan 421 pada 16 Januari 2002 terjadi akibat menghindari awan badai. 
Atau juga kasus Adam Air yang jatuh di Perairan Majene, Sulawesi Barat pada 1 Januari 2007. 

Hal ini membuktikan meski pesawat saat ini kebanyakan sudah dilengkapi alat bantu eletronik penerbangan seperti kompas giroskopik, satelit navigasi, dan uplink data cuaca dan fasilitas pengaman khusus, cuaca bisa jadi hal yang sulit untuk dihindari.  Cuaca buruk juga mempengaruhi aktivitas pesawat saat hendak take-off atau landing.

 

3. Kesalahan Pilot

Sekitar 50 persen kecelakaan yang berakibat jatuhnya pesawat terjadi karena pilot secara aktif terlibat dalam setiap tahapan penerbangan. Contohnya, perhitungan saat melakukan pengisian bahan bakar, memperkirakan cuaca terbang, menghitung berat dan beban pesawat, atau gagal memprogam vital flight-management computer (FMC). 

Pesawat adalah mesin kompleks yang membutuhkan banyak campur tangan, bahkan saat masa krusial 11 menit yang dikenal sebagai critical eleven, awak pilot di kokpit tidak boleh diganggu kecuali dalam keadaan yang sangat darurat. 


Seluruh pilot harus menjalani  pelatihan yang ketat dan ekstensif agar memiliki lisensi untuk terbang. Kesalahan yang dilakukan pilot dapat berakibat fatal bukan hanya bagi awak kabin, tetapi juga pada seluruh nyawa penumpang. 

 

4. Sabotase

Sabotase memang punya porsi kecil sebagai penyebab jatuhnya pesawat, yaitu sekitar 10 persen, kasus sabotase pesawat dapat mengakibatkan kecelakaan dengan jumlah korban yang besar. Kalian masih ingat dengan 

serangan bunuh diri yang dilakukan oleh 19 orang pengikut militan kelompok Al-Qaeda mengakibatkan tewasnya 2.977 jiwa.
Sabotase yang dipimpin oleh Osama bin Laden tersebut sudah menabrakkan dua pesawat jet berpenumpang ke gedung World Trade Center di New York dan dua pesawat lainnya. 


5. Kelalaian Manusia 

Faktor terakhir yang bisa menyebabkan pesawat jatuh adalah kelalaian yang dilakukan oleh pihak lain yang tidak memegang kemudi langsung dengan armada pesawat. Contohnya, Air Traffic Controller (ATC), dispatcher, loader, fuellers, atau tim maintenance pesawat.

Kesalahan disebabkan ATC contohnya, jika terjadi miskomunikasi atau pengabaian data penting, situasi penerbangan akan jadi tidak terkendali. Bahkan apabila pesawat yang dikemudikan pilot sudah memenuhi standar keamanan dan tingkat perawatan tertinggi. 

Apa Reaksi Kamu?