5 Jenis Makanan yang Tidak Boleh Dipanaskan Pakai Microwave
Foto: Pexels/Lisa Fotois

5 Jenis Makanan yang Tidak Boleh Dipanaskan Pakai Microwave

Jumat, 16 Okt 2020 | 15:52 | Nurul Faradila

Winnetnews.com -  Microwave pertama kali ditemukan secara tidak sengaja, pada tahun 1940-an dan sekarang menjadi salah satu barang elektronik yang bisa kita temui di dapur. Microwave memberikan kenyamanan kepada penggunanya, karena bisa menghangatkan kembali makanan yang akan dikonsumsi.

Namun ternyata, terdapat sejumlah makanan yang sebaiknya tidak dihangatkan atau dimasak dengan menggunakan microwave. Jika hal ini dilakukan, maka akan menyebabkan kerugian bagi orang yang memakannya.

Dirangkum dari Bright Side, berikut ini beberapa jenis makanan yang tidak bisa dihangatkan kembali dengan menggunakan microwave.

Telur rebus

Saat memanaskan telur rebus di microwave, uap akan menumpuk dari molekul air yang menyebabkan peningkatan tekanan. Karena telur mempunyai selaput tipis dan cangkang, telur tidak dapat menahan semua tekanan, yang dapat menyebabkan ledakan dari dalam microwave, piring, bahkan saat digigit.

Wortel

Meskipun wortel bisa dimasak dan dipanaskan dalam microwave, wortel mentah, terutama yang masih ada kulitnya, dapat berbahaya. Jika wortel tidak dicuci dengan benar dan masih terdapat sisa kotoran, mineral dalam tanah mampu menyebabkan percikan api di mircrowave, yang disebut busur api. Pembusukan dapat menyebabkan kerusakan serius pada microwave jika terus menerus dilakukan.

Daging olahan

Daging olahan bukan merupakan makanan yang paling bergizi karena mengandung banyak garam, adiktif, bahan kimai, dan pengawet. Saat kita menambahkan radiasi gelombang mikro ke daging olahan dan makanan kaleng, kadar kolesterol kita bisa meningkat, sehingga menambah resiko penyakit jantung. Cara paling aman untuk memanaskan produk daging olahan adalah dengan menggunakan panggangan atau di atas kompor.

Ayam

Ayam dikenal dapat menyebarkan salmonella, terutama jika tidak dimasak dengan  benar. Saat kita memasak ayam mentah dengan microwave, kemungkinan pemasakan tidak merata. Sehingga berpotensi menyebabkan bahaya kontaminasi bakteri. Hal yang sama juga berlaku untuk potongan daging mentah lainnya. Cara yang terbaik untuk mengolah daging adalah dengan memasaknya mengguankan api, seperti di atas wajan, panganggan, atau oven.

Cabai

Cabai rawit, terutama yang sangat pedas, mengandung capsaicin tingkat tinggi yang mudah terbakar. Ketika capsaicin terkena gelombang elektromagnetik dalam microwave, ia mulai berasap dan mudah terbakar. Api dan asap yang akan dikeluarkan dari microwave dapat menyebabkan iritasi kulit dan sensasi terbakar.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...