5 Kisah Tragis Saksi Mata di Insiden Nice Prancis

5 Kisah Tragis Saksi Mata di Insiden Nice Prancis

Jumat, 15 Jul 2016 | 15:38 | kontributor

WinNetNews.com - Sebanyak 80 korban jiwa melayang dalam insiden serangan truk besar dan tembakan yang membabi buta di Nice, Prancis, di kerumunan warga dalam perayaan BAstille Day, Kamis (14/7) malam waktu setempat.

Beberapa saksi mata memberikan kesaksian atas peristiwa tragis tersebut. Dilansir dari situs CNN, inilah beberapa keterangan para saksi mata yang ada dalam lokasi kejadian:

1. Banyak tubuh berserakan di jalan

Dominique Molina dan suaminya Tony melihat kondisi tersebut dari balkon hotel mereka, yang menghadap jalan di tepi pantai dimana serangan itu terjadi. Menurutnya butuh beberapa detik untuk menyadari truk tersebut, yang dia lihat mengarah ke jalan dengan kecepatan sekitar 25 mil/jam (40,23 km/jam) menggilas orang-orang di kerumunan.

"Saya meraih anak saya, dan saya langsung melindunginya dan melindunginya dari pemandangan itu," katanya kepada Anderson Cooper dari CNN.

"Dia benar-benar terguncang," katanya. "Itu pemandangan yang seharusnya tidak pantas dilihat"

Molina menambahkan, ia mendengar suara seperti benturan saat truk menembus kerumunan. Setelah terdengar suara tembakan, ia mendengar suara jeritan orang-orang dan mulai melihat lautan manusia yang panik di antara badan-badan yang sudah tergeletak.

"Dalam beberapa saat setelah tembakan, suasana sangat sepi dan kemudian mulai terdengar suara ratapan, jeritan, dan tangisan," katanya kepada Anderson Cooper.

Suaminya Tony mengatakan mereka melihat setidaknya 10 mayat, berserakan di jalan.

"Badan-badan itu seperti sedang duduk. Itu menyedihkan karena ada keluarga yang menangis di samping badan-badan itu," katanya.

Video yang diambil oleh Dominique Molina dan telah diunggah ke Twitter setelah serangan itu.

 

2. "Kami harus berlari agar tetap hidup"

Paul Delane baru saja selesai menonton kembang api untuk perayaan Hari Bastille ketika ribuan orang mulai berlari ke arahnya.

"Pasangan saya mengambil tangan saya dan kami mulai berjalan dengan semua orang dan jujur ​​di kepala saya, saya tidak tahu apa yang sedang terjadi dan musik itu sangat keras," tuturnya.

Meskipun ia tidak melihat truk, Delane memang melihat "orang-orang berlarian dan menjerit dan menangis dan orang-orang yang membopong anak-anak mereka, dan itu sangat menakutkan."

"Kami semua hanya tahu bahwa kami harus berlari untuk nyawa kami," katanya kepada CNN.

 

3. Berlindung di restoran terdekat

"Kami sedang makan dan kerumunan orang berlari ke kami dan kami tidak tahu apa yang sedang terjadi," kata Maryam Violet.

"Saya berjalan ke depan dan melihat banyak orang di sekitar keluarga mereka, banyak mayat tunggal tanpa seorang pun di sekitar mereka," kata Violet.

"Anda bisa melihat puing-puing sepanjang jalan, tubuh, sepeda, lampu jalan dan puing-puing di mana-mana," katanya kepada CNN.

 

4. Kembang api, tembakan, dan jeritan

Zeynep Akar juga menyaksikan dari balkon di rumahnya saat adegan mengerikan membuka. Dia sedang melangkah ke luar untuk menonton kembang api.

"Saya tiba-tiba mendengar kekacuan dan orang-orang berteriak," kata Akar kepada Wolf Blitzer dari CNN. "Ada begitu banyak orang tergeletak di jalan."

Ketika ia mendengar suara tembakan, dia berlari ke dalam rumahnya dan mematikan lampu.

Brenden Phillips, seorang mahasiswa Georgia Tech sedang berkunjung ke Nice untuk perayaan akhir pekan Bastille Day.

Lima sampai sepuluh menit setelah kembang api berakhir, mobil polisi bergegas melewatinya dan banyak orang-orang berlari ke arahnya.

Seorang petugas mengarahkan orang, berulang kali berteriak "Pergi cepat! Pergilah ke sana!" kata Phillips.

 

5. Truk mengebut saat menembus kerumunan

Seorang saksi mata asal Amerika mengatakan ia berdiri sekitar 15 kaki dari lokasi saat truk putih panjang melaju ke kerumunan "menggilas tubuh orang-orang". Dia mengatakan truk itu ngebut saat menabrak orang-orang.

"Awalnya seperti sebuah kecelakaan, tetapi menjadi jelas truk itu melaju sangat cepat dengan disengaja," katanya kepada CNN.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...