5 Makanan ini Mematikan Tapi Banyak yang Suka!
Daging ikan hiu yang sudah difermentasi diolah menjadi Hakarl / foto: istimewa

5 Makanan ini Mematikan Tapi Banyak yang Suka!

Rabu, 10 Mei 2017 | 11:08 | kontributor

winnetnews.com - Banyak cara manusia membuat hidangan yang enak untuk dinikmati. Beragam bahan makanan digunakan untuk mendapatkan kepuasan para penikmat kuliner. Mulai dari bahan-bahan yang biasa dan lumrah untuk diolah menjadi sebuah makanan, sampai bahan-bahan ekstrim yang tidak wajar dan diluar nalar.

Tapi banyak orang yang menggemari makanan-makanan ekstrim. Padahal dari segi kesehatan makanan tersebut tidak dianjurkan untuk dikonsumsi karena dapat mengakibatkan penyakit bahkan kematian. Makanan apa sajakah itu? Yuk simak penjelasannya berikut ini!

Ikan Buntal yang diolah jadi Fugu Sashimi itu bisa berbahaya loh!

image0

Beberapa orang rela untuk membayar mahal untuk menikmati olahan ikan buntal menjadi Fugu Sashimi. Di Negara yang populer dengan makanan ini (Jepang) tercatat sudah ada 23 kasus kematian akibat makan Fugu Sashimi sepanjang tahun 2000 sampai dengan 2009.

Gak heran sih kalau orang harus membayar mahal untuk mengkonsumsi makanan ini, karena chefnya gak boleh sembarangan masak fugu sashimi. Sang Chef harus menempuh pendidikan dan pelatihan khusus untuk memasak makanan ini selama 3 tahun. Hal ini disebabkan ada beberapa spesies ikan buntal yang mengandung tetrodotoxin. tetrodoxtoxin sendiri merupakan toksin (racun) yang berlipat-lipat kali lebih berbahaya dan mematikan daripada sianida.

Daging ikan hiu difermentasi jadi Hakarl

image1

Daging ikan hiu memang semakin populer belakangan ini, tapi hakarl, sebuah hidangan tradisional asal Islandia, bisa jadi mematikan. Hakarl terbuat dari daging ikan hiu, yang lebih mematikan dari jenis ikan beracun lainnya, dapat berpotensi kematian.

Daging ikan hiu difermentasi dan dikeringkan selama empat hingga lima bulan sebagai bagian dari proses fermentasi khas Islandia. Asam urat dan trimtilamin oksida yang berada pada ikan dapat menyebabkan efek yang mirip dengan alkohol.

Jamur shaggy inky cap diolah menjadi sup

image2

Jamur ini memang tidak berbahaya jika diolah menjadi sup atau hidangan lainnya, jamur ini baru berbahaya dan menjadi racun jika disalahgunakan dan dicampurkan dengan alkohol.

Sindrom anteraber menyebabkan seseornag muntah-muntah dan jantung berdebar cepat. Semakin banyak alkohol yang diminum, semakin buruk gejala yang diderita.

Otak Monyet makanan populer di kawasa Asia

image3

Otak monyet memang jenis makanan yang terdengar cukup ekstrim, tapi hidangan ini masih dianggap sebagai salah satu makanan lezat di beberapa wilayah Asia.

Konsumsi otak monyet, terutama daging yang terdapat jaringan saraf hewan bisa menjadi bahaya kesehatan, Namun daging otak sendiri dapat menimbulkan ensefelapati spongiform yang dapat ditularkan, dan merupakan penyakit neurodegeratif yang fatal.

Gurita dimakan hidup-hidup jadi olahan San-nakji

image4

Sajian ini menggunakan gurita hidup yang masih bergerak dan disajikan secara segar tanpa dimasak. Tentakel gurita yang masih hidup biasanya akan menggeliat ketika dikunyah.

San-nakji merupakan jenis makanan hidup yang berasal dari Korea, potongan tentakel gurita yang dibumbui dengan minyak dan biji wijen menjadi salah satu makanan favorit di negara gingseng tersebut. Hidangan ini sangat berbahaya karena tentakel yang masih hidup, dapat menghisap tenggorokan, atau menempel ke mulut, sehingga menimbulkan infeksi yang serius.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...