5 Sayuran yang Berdampak Buruk Bagi Tubuh Jika Dikonsumsi Mentah

Nurul Faradila

Dipublikasikan 2 tahun yang lalu • Bacaan 1 Menit

5 Sayuran yang Berdampak Buruk Bagi Tubuh Jika Dikonsumsi Mentah
Foto: Pixabay

Winnetnews.com -  Mengonsumsi sayuran merupakan salah satu hal yang baik untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sayuran yang mengandung serat, baik untuk sistem pencernaan kita dan membuat tubuh menjadi lebih sehat.

Kita disarankan untuk mengonsumsi sayuran yang masih segar dan tidak terlalu banyak dicampur dengan bumbu makanan. Akan tetapi, hal ini perlu diperhatikan dengan benar, karena tidak semua sayuran bisa dikonsumsi dalam kondisi mentah.

Berikut ini beberapa jenis sayuran yang dapat memberikan dampak buruk, jika dikonsumsi mentah.

Terong

Terong mempunyai senyawa solaine di dalamnya, yang dapat mengurangi penyerapan kalsium dan mengiritasi sistem pencernaan. Jika dikonsumsi secara berlebihan dalam kondisi mentah, terong bisa menyebabkan muntah, mual, hingga diare. Oleh karena itu, disarankan untuk memasak terong terlebih dahulu sebelum dikonsumsi, agar bisa menetralkan solaine.

Tomat

Meskipun sebenarnya tidak masalah dikonsumsi mentah, namun lebih baik tomat dimakan saat sudah dimakan. Cornell University menyarankan hal tersebut untuk dilakukan, karena dengan mengonsumsi tomat yang sudah dimasak, maka tubuh akan semakin banyak menyerap likopen dari tomat. Kandungan ini, terbukti dapat membantu mencegah kanker dan penyakit jantung.

Kacang merah

Jika mengonsumsi kacang merah dalam kondisi mentah, maka dapat menimbulkan rasa mual, muntah, kram dan sakit perut. Ini terjadi karena kacang merah mempunyai kandungan racun alami yang dikenal sebagai lectin.

Kentang

Apabila kentang mentah dan terkena sinar cahaya terlalu lama, maka di dalamnya kemungkinan mengandung banyak kandungan solaine. Untuk itu, lebih baik mengonsumsi kentang yang sudah dimasak, agar tidak mengamali diare, sakit kepala, hingga kelumpuhan saraf pusat.

Brokoli

Brokoli memiliki kandungan gula majemuk yang disebut dengan raffinose. Kandungan ini, tidak diserap tubuh dan dipecah oleh bakteri di usus besar. Sehingga kita bisa merasakan kembung, karena gas yang menumpuk. Oleh karena itu, disarankan untuk makan brokoli yang sudah dimasak agar lebih mudah dicerna oleh tubuh.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...