5 Sikap yang Bikin Kamu Terjebak dalam Friendzone
Foto: Society19.com

5 Sikap yang Bikin Kamu Terjebak dalam Friendzone

Senin, 26 Okt 2020 | 15:14 | Nurul Faradila

Winnetnews.com -  Terjebak dalam status pertemanan atau friendzone, dengan orang yang kamu suka, merupakan hal yang paling tidak mengenakkan. Apalagi jika orang yang ditaksir, sedang menceritakan seseorang yang sedang ditaksirnya. Tentunya hal itu dapat membuat kamu merasa sedih.

Tanpa disadari, ternyata selama menjalani pendekatan dengan dia, kamu menunjukkan sikap pasif dan akhirnya membuat hubungan kalian tidak berkembang. Jika tidak ingin terus-menerus terjebak dalam friendzone, yuk perhatikan apa saja sikap yang bikin hubungan kamu dan dia hanya bisa sebatas teman saja.

Jarang memberikan respon

Mungkin kamu tidak ingin menunjukkan sikap agresif, sehingga setiap kali dihubungi oleh dia, kamu jarang merespon. Namun perlu disadari, kalau sikap ini juga dapat membuat hubungan kalian tidak berkembang dan bahkan bisa membuat dia jauh dari mu. Sikap jarang merespon, bisa membuat dia berpikir kalau kamu tidak mempunyai perasaan apapun kepadanya, sehingga dia berpikir untuk bersikap selayaknya teman saja dengan mu.

Sering diam saat berduaan

Kamu mungkin sangat menantikan waktu untuk bisa berduaan dengan si dia. Namun saat momen ini tiba, sikap pasif kamu muncul dan akhirnya kamu hanya diam saja. Selama menghabiskan waktu berdua, kebanyakan yang memulai percakapan hanya dia dan kamu tidak melakukan apapun. Sikap ini, secara tidak langsung membuat dia berpikir kalau kamu tidak tertarik padanya, padahal kamu diam saja karena terlalu gugup.

Selalu ingin dikejar

Tidak ada inisiatif untuk mendekat dan selalu ingin dikejar, membuat kamu selalu terjebak dalam friendzone. Tidak ada salahnya lho untuk memiliki insiatif mendekati dia terlebih dahulu. Pendekatan yang kamu lakukan, bisa membuat dia sadar kalau kamu punya perasaan yang lebih padanya.

Tidak memberikan sinyal

Saat jatuh cinta, biasanya seseorang akan memberikan sinyal kepada orang yang ditaksir lewat candaan ataupun menggodanya. Namun karena malu, kamu tidak melakukan hal itu dan hanya berharap dia mengetahui perasaan kamu. Sikap inilah yang akhirnya membuat kamu terjebak dalam zona pertemanan saja dengan si dia.

Membuat batasan

Kamu selalu membuat batasan dengan dia, dengan tujuan agar tidak membuatnya risih. Hal itu memang penting untuk dilakukan. Namun jika terlalu berlebihan, kamu dan dia hanya bisa berakhir sebagai teman saja, karena kamu selalu berusaha tidak menunjukkan ketertarikan apapun padanya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...