(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

6 Caketum Golkar yang Sudah Bayar Mahar 1 M Dinyatakan Lolos

Ahmad Mashudin
Ahmad Mashudin

6 Caketum Golkar yang Sudah Bayar Mahar 1 M Dinyatakan Lolos

WinNetNews.com - Tim Verifikasi Munaslub Golkar membacakan laporan siapa saja caketum Golkar yang lolos. Hingga malam ini, Ketua Tim Verifikasi Munaslub Golkar Ibnu Munzir menyebut ada 6 caketum yang lolos, sedangkan dua lainnya masih ditunggu hingga besok siang.

"Indra Bambang Utoyo dan Syahrul Yasin Limpo masih ada 2 item yang belum dipenuhi, kita komunikasi, tetapi hingga malam kita masih anggap debatable. Kita sepakati kepada yang bersangkutan untuk memenuhi," ujar Ibnu Munzir di Hotel Shangrilla, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (6/4/2016)

Dua hal yang belum dipenuhi Indra dan Syahrul adalah syarat pengumpulan foto 4 x 6 cm atau salinan diklat kader dan bukti setor yang sumbangan sebesar Rp 1 miliar. Ibnu mengatakan bahwa keduanya diberikan waktu hingga besok, Sabtu (7/5) pukul 12.00 WIB untuk melengkapi persyaratan tersebut. Jika tidak, maka dinyatakan hanya 6 orang yang lolos menjadi caketum.

"Hingga malam ini disepakati bahwa 6 bakal calon ditetapkan sebagai calon ketua umum," ujar Ibnu dalam sambutannya.

 

Dalam acara ini, sejumlah anggota Steering Committee Munaslub Golkar hadir, di antaranya Ketua Pengarah (Steering Committee/SC) Munaslub Partai Golkar Nurdin Halid, Wakil Ketua Komite Etik Laurens Siburian, Ketua Komite Pemilihan Munaslub Rambe Kamarulzaman, Sekjen SC Agun Gunanjar. Dalam acara ini juga dilakukan sosialisasi tentang Munas kepada anggota DPD 1. Dalam acara ini juga dihadiri beberapa caketum yaitu, Setya Novanto dan Mahyudin. Agung Laksono juga nampak hadir dalam acara ini.

Enam orang yang dinyatakan lulus verifikasi adalah Setya Novanto, Aziz Syamsuddin, Airlangga Hartarto, Ade Komarudin, Priyo Budi Santoso, dan Mahyudin. Setnov yang hadir dalam acara ini berharap agar sosialisasi Munas pada DPD 1 bisa terlaksana dengan baik karena waktu Munas yang dipercepat

"Saya diundang resmi untuk bisa mendengarkan secara langsng apa-apa yang dilakukan SC, tahapan-tahapan menetapkan, dan dilakukan secara benar dan tentu menghargai, menggapresiasi semua proses untuk bisa diikuti secara baik karena ini proses demokrasi dan konstitusional sehingga anggota DPD 1 bisa mengikuti aturan yang jelas dan seksama karena suasana dan waktunya itu betul-betul ketat," kata Setya di lokasi yang sama.

"Semoga DPD 1 bisa mendengar ini dengan cermat sehingga bisa mengajak seluruh DPD 1 seluruh Indonesia bisa cepat," sambungnya.

Sumber: Detik 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});