6 Fakta Menarik Kota Batik Pekalongan yang Belum Banyak Diketahui

Liani
Liani

6 Fakta Menarik Kota Batik Pekalongan yang Belum Banyak Diketahui
image0

Semarang. Dijuluki sebagai kota batik, Pekalongan menjadi salah satu sentra industri batik terbesar di Indonesia.

Namun demikian, banyak hal menarik dari kota Pekalongan yang belum banyak diketahui.

Berikut beberapa hal menarik tentang Kota Pekalongan, seperti yang dilansir Liputan6.

Penggunaan Tong Goyang

Saat semua daerah baru menggunakan tempat sampah organik dan anorganik,

Pekalongan telah menggunakan tong sampah goyang yang bisa menghasilkan kompos dalam kurun waktu sebulan.

Selain menjaga lingkungan tetap bersih, penerapan tong sampah goyang ini terbukti bisa mengurangi emisi karbon dari sektor sampah.

Kerajinan Batik dari Limbah

Siapa yang sangka, dari limbah kertas bekas pembungkus semen dan timah ternyata bisa diolah menjadi batik.

Setidaknya itu yang dilakukan masyarakat Pekalongan dalam menciptakan kreasi batik.

Bungkus bekas semen yang berasal dari Tiongkok, Singapura, dan Malaysia, d

i tangan orang Pekalongan bisa disulap menjadi produk batik, yang bahkan dieskpor ke Malaysia.

Limbah Tahu sebagai Bahan bakar

Selain industri batik, Pekalongan juga menjadi pusat pertumbuhan industri produksi tahu.

Namun siapa yang sangka, tak jarang dari warganya yang berada di Kelurahan

Duwet yang memanfaatkan limbah produksi tahu sebagai bahan bakar.

Bahkan setelah dibangun Instalasi Pengolahan Limbah Tahu, banyak masyarakat

Pekalongan yang meninggalkan elpiji dan beralih memanfaatkan limbah produksi tahu sebagai bahan bakar.

Kota Kreatif Dunia

Pekalongan yang dikenal sebagai kota kecil yang jauh dari ingar-bingar dunia politik, ternyata oleh Direktur Jendral UNESCO,

Irini Bokova, ditetapkan sebagai Kota Kreatif Dunia sejak Desember 2014 silam.

Logo yang Unik

Tahukah Anda jika Kota pekalongan mempunyai logo daerah yang unik?

Logo Kota Pekalongan yang mirip dengan gambar bola ini sesungguhnya terdiri dari 5 elemen,

yaitu elemen manusia yang sedang mengangkat tangan, elemen canting, elemen air, elemen ikan, dan elemen manusia pekerja.

Kelima elemen ini menyatu, merepresentasikan manusia Pekalongan yang berdaya cipta tinggi.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});