6 Tips Agar Tidak Mudah Tertipu oleh Berita

Oky
Oky

6 Tips Agar Tidak Mudah Tertipu oleh Berita Sumber foto : https://pdc.is/wp-content/uploads/2018/01/fake-blog-800x440.jpg

Winnetnews.com - Di era modern ini, informasi lebih mudah diakses. Sebelum internet merebak seperti sekarang, untuk mendapatkan berita harian, kita harus membeli koran, majalah, mendengarkan radio atau menonton televisi. Sekarang, seiring kemajuan teknologi, kami dapat memperoleh berita dari berbagai sumber dan kami tidak harus terlalu bergantung pada media cetak.

Namun, perkembangan ini kemudian berdampak pada peredaran informasi palsu dan betapa sulitnya untuk menghentikannya meskipun undang-undang ITE telah dibuat, namun masih ada berita palsu di mana-mana.Untuk mencegah hal ini terjadi, kita harus waspada terhadap hal itu.

Lalu agaimana cara menjadi pembaca yang cerdas? Dalam menjadi pembaca yang cerdas Berikut beberapa tips untuk menyikapi berita:

  1. Ketahui Sumber Berita

    Kita harus mengerti dan tahu dari mana berita itu berasal, apakah bisa dipercaya atau tidak? Jangan begitu mudah dipercaya dengan berita dari akun media sosial, akan lebih baik untuk membaca berita dari platform surat kabar otentik dari media online. Biasanya, platform berita online menyediakan penulis atau reporter artikel. Disarankan bahwa kita harus mencari beberapa sumber informasi yang berbeda untuk lebih memahami berbagai perspektif berita.
  2. Baca seluruh isi berita

    Judul tidak serta merta menentukan keseluruhan konten, jadi kita harus membaca seluruh berita dan konteksnya. Karena, banyak judul berita bisa sangat menarik, tetapi memiliki konten yang berbeda selain dari judul itu sendiri. Karena itu, disarankan agar kita membaca keseluruhan berita, dari awal hingga akhir. 
  3. Jangan mudah terpancing

    Banyak berita dari media sosial atau akun gosip seperti instagram memposting lebih banyak berita yang memancing masyarakat dan membuat orang lain khawatir. Jika Anda menemukan berita dengan konteks negatif, lebih baik tidak memiliki jaminan penuh atas klaim dari artikel itu sendiri. Cari berita lain dengan konten serupa dari sumber tepercaya.
  4. Menumbuhkan kebiasaan membaca

    Pentingnya literasi sangat penting agar audiens dapat memiliki penilaian yang lebih baik terhadap berita hoax. Mereka yang percaya pada berita palsu biasanya memiliki tingkat literasi yang rendah.mereka dapat dengan mudah ditipu untuk percaya bahwa berita itu nyata. Dengan membaca kita bisa memahami faktafakta sebenarnya.
  5. Kritis dan Skeptis

    Berpikir kritis berarti menganalisis berita berdasarkan penalaran logis kita sendiri. Seseorang yang mengasah kemampuan berpikir kritisnya biasanya memiliki tingkat keingintahuan intelektual yang lebih tinggi. Pemikiran kritis adalah kunci literasi media dan informasi sehingga kita dapat memperoleh informasi berdasarkan fakta dan kebenaran
  6. Orang tua harus waspada ketika anak-anak mengakses media sosial

    Saat ini setiap orang memiliki akses ke telepon seluler dan komputer, apalagi media sosial menempati urutan tertinggi sebagai tempat untuk menemukan berita dan sumber preferensi untuk remaja dan anak-anak. Dengan ini, orang tua perlu mendidik anak-anak mereka untuk menjadi lebih bijak dalam penggunaan media sosial karena berita tersebut ditujukan kepada semua audiens target.maka alangkah baiknya anak anak di beri pengetahuan mengenai berita yang beredar saat ini, belum tentu benar dan jangan menyebarkan berita begitu saja.

Itulah beberapa saran agar orang tidak mudah terpengaruh oleh hoax. Berhati-hatilah mulai sekarang dan mulailah meminimalkan penyebaran berita yang tidak jelas. Cobalah untuk membagikan konten yang lebih positif dan akurat untuk menjadikan internet tempat yang lebih baik. Jadikan internet tempat yang informatif dan menyenangkan dengan konten positif.

 

Ditulis oleh Salsabil Alya

Mahasiswi London School of Public Relations

Apa Reaksi Kamu?