7 BUMN : Diberi Kesempatan Dukung Kegiatan Operasi Freeport

7 BUMN : Diberi Kesempatan Dukung Kegiatan Operasi Freeport

WinNetNews.com - Tujuh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mendukung kegiatan operasi PT Freeport Indonesia, di beri kesempatan untuk melakukan kerja sama . Kerja sama tersebut akan tertuang dalam perjanjian nota kesepahaman (Memorandum Of Understading/MoU) yang akan ditandatangani dalam waktu dekat, hal ini di katakn oleh Staf Khusus Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Said Didu.

"Mungkin dalam waktu beberapa saat lagi akan tanda tangan MoU dengan tujuh BUMN," kata Staf Khusus Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Said Didu, di kawasan Cikini, Jakarta, Lansiran Liputan6 Jumat (16/10/2015).

Said mengungkapkan, kerja sama tersebut dilakukan atas arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), terkait penggunaan kandungan dalam negeri, selain itu juga terdapat dalam nota kesepahaman renegosiasi kontrak."Yang ditekankan Presiden tentang Freeport Indonesia ada 3 hal salah satunya kandungan lokal," tutur Said.

Said menuturkan, kerja sama BUMN dengan PT Freeport Indonesia merupakan pertama kali, karena sebelumnya Freeport Indonesia menutup menjalin kerja sama.

"Untuk melakukan alih teknologi dengan PT Freeport Indonesia yang selama ini tidak bisa masuk, dan Freeport Indonesia bersedia," ungkapnya.

Baca juga : Untuk Freeport, Sengkarut kontrak dan karpet merah

Said menyebutkan, perusahaan BUMN yang akan menjalin kerja sama tersebut adalah, PT Semen Gresik (Persero), PT Pindad (Persero), PT Dhana (Persero). PT Surveyour Indonesiao (Persero), PT Pertamina (Persero) dan PT Bukit Asam (Persero).

"Surveyor untuk pemeriksaan emas. Pertamina, PT Bukit Asam. Yang lainnya lagi saya lupa," pungkas Said.