7 Lokasi yang Menerapkan Sistem Self Service di Indonesia

Oky
Oky

7 Lokasi yang Menerapkan Sistem Self Service di Indonesia sumber foto : doc penulis

Winnetnews.com - Mungkin beberapa dari pembaca masih asing dengan kata “Self Service”. Self service adalah suatu sistem kerja atau konsep suatu perusahaan atau toko dimana para pelanggan-nya menikmati produk atau jasa dari toko tersebut tanpa dilayani oleh pelayan maupun staff dari perusahaan atau toko tersebut, melainkan para pelanggan melayani diri mereka sendiri.

Namun, bukan berarti toko tersebut ditinggalkan tanpa pelayan sama sekali. Toko tersebut tetap menyediakan pelayan untuk melakukan pekerjaan yang tidak dapat dilepas seperti kasir. Apabila para pelanggan mempunyai masalah, tentunya masih akan ada karyawan toko yang siap membantu pelanggannya.

Sesungguhnya di negara maju dan berkembang lainnya, seperti Jepang, Jerman, Singapura, Amerika, dan masih banyak lagi. Di luar sana, sistem self-service berlaku di banyak tempat, dan sudah menjadi kebudayaan mereka sendiri yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Indonesia memang masih asing dengan adanya sistem self service terutama di restaurant. Kebanyakan masyarakat Indonesia masih cuek dan mengenai sistem self service. Padahal, sesungguhnya self service sudah banyak loh penerapannya di Indonesia.

Nah, sekarang kita akan membahas mengenai dimana aja sih penerapan sistem self service dalam kehidupan sehari-hari, yang tentunya diterapkan di Indonesia.

  1. Restaurant atau café

    Sesungguhnya, seluruh restaurant fast food baik di Indonesia maupun di luar negri menggunakan sistem self service, dimana para pelanggan seharusnya membuang sampah makanan mereka ke tempat sampah, dan meletakkan nampan di tempat yang telah di sediakan. Namun, memang hal ini agak sulit diterapkan di Indonesia.

    Restaurant lainnya yang menggunakan sistem self service salah satunya itu restaurant yang berada di IKEA. Apabila kita memperhatikan bagian dalam wilayah restaurant wilayah IKEA, kita bisa melihat bagian dimana tempat khusus untuk troli nampan serta rak nampan untuk menaruh nampan bekas beserta piring dan alat makan lainnya yang sudah digunakan. Kita juga hampir tidak menjumpai petugas kebersihan yang bertugas untuk membersigkan meja tersebut, karena para pelanggan sendirilah yang harus membersihkan meja yang mereka telah gunakan. Dan masih banyak lagi restaurant bahkan juga café yang menganjurkan para pelanggannya untuk meninggalkan meja dengan bersih.

    Nah, balik lagi mengenai restaurant fast food. Pada awal tahun 2018 ini salah satu restaurant fast food ternama di Indonesia, yaitu McDonald’s mengembangkan sistem self service menggunakan teknologi yaitu dengan menyediakan mesin yang dinamakan Self Ordering Kiosk. Pada saat pengunjung masuk ke dalam restaurant, pengunjung akan langsung disambut oleh mesin tersebut. Mesin tersebut berfungsi untuk para pelanggan yang ingin memesan makanan sendiri secara manual melalui mesin tersebut dan bisa langsung melakukan pembayaran sendiri di mesin tersebut. Mesin ini memang belum ada di seluruh gerai McDonald’s, penambahan fasilitas ini akan dilakukan secara berkala oleh pihak McDonald’s
  2. Terminal Parkir Elektronik

    Pemerintah DKI Jakarta menyediakan alat berupa mesin yang berguna untuk mempermudah para pengguna kendaraan bermotor, khususnya mobil saat ingin membayar parkir. Para pengendara kendaraan bermotor hanya perlu menempelkan kartu e-money untuk membayar uang parkir. Jadi para pengendara tidak perlu membayar uang parkir ke tukang parkir melalui cash. Bagi beberapa pengendara kendaraan bermotor, kebijakan yang dikeluarkan pemerintah ini sangat baik karena mereka merasa lebih aman dari tukang parkir nakal dan tentunya lebih efisien.
  3. SPBU

    Beberapa SPBU di Indonesia telah mengubah sistem perusahaan mereka dari full service, dengan menyediakan petugas untuk mengisi bahan bakar kendaraan para pelanggan, menjadi self service. Dimana, para pelanggannya diharuskan mengisi bahan bakar kendaraan mereka tanpa bantuan dari petugas.
  4. Supermarket atau toko swalayan

    Tanpa kita sadari, setiap kita berbelanja di supermarket ataupun toko swalayan, kita sudah menerapkan sistem self service loh. Karena kita memilih dan mengambil barang yang kita ingin kita beli tanpa bantuan orang lain. Kita membawa barang belanjaan kita sendiri ke kasir.
  5. Bioskop

    Kalau kita jalan-jalan ke bioskop, pasti kita membeli tiket untuk nonton dan tak jarang juga orang yang membeli makanan berupa popcorn atau cemilan lainnya serta minuman yang dijadikan pendamping saat nonton. Nah sehabis nonton pasti ada aja sampah yang tertinggal di kursi maupun di lantai.

    Padahal sesungguhnya studio teater itu merupakan tempat untuk menonton loh, bukan restaurant full service tempat dimana para pengunjungnya bisa makan dan meninggalkan sisa makanan mereka diatas meja. Lagipula, kursi dan lantai bukanlah tempat seharusnya kita meninggalkan sampah.

    Yuk kita mulai dari diri sendiri, dengan membuang sampah sisa makanan ataupun minuman sehabis nonton di bioskop dengan tidak meninggalkan sampah tersebut di kursi maupun di lantai melainkan membuang sampah tersebut ke tempat sampah.
  6. Bank

    Bank merupakan perusahaan yang menawarkan para pelanggannya untuk menggunakan sistem self service untuk pelayanan yang mereka tawarkan dengan menyediakan mesin ATM (Automated Teller Machine) yang tersebar dimana-mana. Kita bisa menjumpai ATM di bank itu sendiri, di Mall, Supermarket, Minimarket dan masih banyak lainnya.

    Mesin ATM tersebut juga sangat membantu para pelanggannya apabila ingin melakukan transaksi, seperti menarik tunai, mengirimkan uang, serta menyetorkan uang melalui rekening-nya diluar jam operasional bank dan nasabah yang tidak memiliki koneksi internet. Selain mesin ATM, bank juga menyediakan aplikasi seperti m-banking dan lainnya yang juga membantu nasabahnya untuk melakukan transaksi dimana-pun dan kapan-pun hanya dengan menggunakan koneksi internet.
  7. Taksi

    Dulu saat kita ingin pergi dari mall menuju ke tempat lainnya menggunakan taksi, kita harus mengantre di barisan antrian yang telah disediakan sambil berdiri , menunggu taksi untuk datang sambil menunggu giliran kita datang dan dipersilahkan oleh petugas yang mengatur antrian mempersilahkan kita untuk naik ke taksi.

    Apabila antrian tersebut sedang sangat ramai, butuh waktu yang sangat lama juga yang kita habiskan untuk mengantre sambil berdiri. Namun, sekarang untuk menggunakan taksi saat sehabis jalan-jalan di beberapa mall seperti Grand Indonesia dan Plaza Indonesia, kita tinggal mengambil nomor antrian di mesin yang telah disediakan dan menunggu giliran taksi kita datang sampai nomor antrian kita muncul di layar TV lalu kita tinggal masuk ke taksi menuju perjalanan yang kita inginkan.

Nah, Pasti para pembaca kan sudah tau dimana aja sih kita bisa menemukan self service di Indonesia? Sekarang adalah saat dimana anda mengambil langkah untuk mulai meninggalkan sifat cuek dan mengajak teman-teman anda untuk mulai menjalankan self service dimana saja, dan kapan saja.

Bisa dimulai dari hal kecil, seperti saat anda sehabis makan di kantin, kamu bisa mengembalikan nampan serta piring yang sudah kamu gunakan, dan meninggalkan meja dalam keadaan bersih. Kalau bukan dari diri kita yang memulai, Siapa lagi?

 

Ditulis oleh Raisa

Mahasiswa LSPR Jakarta

Apa Reaksi Kamu?