Skip to main content

8 Kalimat yang Sebaiknya Tidak Disampaikan pada Anak

Foto: Pexels
Foto: Pexels

WinNetNews.com - Menjaga anak sudah menjadi kewajiban orang tua. Apapun yang orang tua ajarkan, pasti akan dilakukan anaknya. Termasuk dari isi pembicaraan orang tua. Kadang, para orang tua tidak sengaja mengatakan hal negatif pada anak - anak mereka. Sehingga dampaknya akan menjadi negatif saat anak mereka mulai dewasa.

Saat orang tua mulai marah, secara tidak sengaja mereka melampiaskan kemarahannya pada anak - anak dengan menggunakan kata-kata kasar. Jika anak - anak mendengar kata - kata kasar mereka, dampaknya anak menjadi tak terkendali. Seperti dikutip dari Times of India, inilah 8hal sensitif yang harus kamu hindari saat kamu mengatakan sesuatu kepada anak kamu.

1. Saya jauh lebih bertanggung jawab ketika saya masih seumurmu

Membandingkan anak kamu dengan keberhasilan kamu di jaman dahulu adalah kesalahan besar pertama yang orang tua membuat. Kejengkelan mereka berasal dari 'harapan' - harapan membesarkan anak yang 'sempurna'. Coba dan ingat kekurangan kamu sebagai anak dan apa kamu pernah mempunyai masalah dengan orang tuamu. Sebuah pernyataan seperti ini akan merusak rasa percaya diri anak kamu.

2. Kamu selalu mengambil keputusan yang salah

Jangan menghukum anak untuk menjadi dewasa. Semua orang diperbolehkan untuk membuat kesalahan dan itu sebenarnya bagian dari proses pembelajaran. Dia mungkin telah mengambil bidang studi yang tidak menarik bagi kamu atau mungkin bekerja dengan perusahaan yang bikin kamu tidak sangat bangga, tapi itu tidak berarti kamu menuduh keputusannya. Tugas kamu sebagai orang tua adalah untuk membimbingnya, tidak memaksa dia untuk mematuhi pendapat kamu.

3. Mengapa kamu tidak bisa lebih seperti kakakmu atau adikmu?

Ini sekali lagi perbandingan yang tidak masuk akal dan sangat umum. Hindari pembibitan yang menjadi permusuhan antara anak-anak kamu dengan membandingkan kemampuan mereka. Melakukan hal yang dapat membuat celah antara saudara kandung. Kamu tidak ingin anak kamu memiliki perasaan negatif, maka hindari menilai anak-anak kamu.

4. Tinggalkan aku sendiri!

Orang dewasa memiliki tanggung jawab besar untuk mengurus anak-anak, mereka polos dan belum terlalu terbiasa menyadari sesuatu. Dan ada kalanya kita ingin dibiarkan sendiri juga. Anak tidak mampu memahami gravitasi dari situasi seperti itu. Ledakan sabar dari 'Tinggalkan aku sendiri!' dapat membuat anak kamu merasa diabaikan, tidak diinginkan dan tertekan pada waktu yang sama. Tunjukkan beberapa kesabaran dan hindari mengatakan sesuatu yang buruk padanya.

5. Kamu seharusnya malu dengan dirimu sendiri

Kata - kata menyebalkan ini dapat membuat anak semakin 'buruk'. Ya, ada anak-anak nakal yang mengganggu orang dengan sikap setan, tapi tidak baik menegurnya seperti ini. Ada cara yang lebih baik dan lebih ringan untuk membuat anak memahami perbedaan antara baik dan buruk.

6. Kamu seperti ayah ibumu

Tidak semua pasangan yang sudah menikah bahagia hidup bersama dan kepahitan dalam hubungan mereka sering diterjemahkan ke dalam pertukaran kata-kata kasar terhadap satu sama lain. Beberapa hubungan berakhir pada perpisahan juga. Entah apa caranya, anak-anak adalah saksi saling bermusuhan ini.

7. Kamu selalu menemukan cara untuk menyakiti saya

Ada saat-saat ketika anak-anak terluka karena sentimen orang tua mereka dengan melawan keinginan mereka. Sering kali hal itu tidak disengaja, tetapi anak-anak yang melakukannya dengan sengaja. Namun, mengatakan sesuatu seperti pernyataan di atas akan membuat anak kamu merasa bersalah tentang keputusannya. Dia mungkin memenuhi tuntutan kamu untuk membuat kamu bahagia, tetapi kamu akan menghilangkan haknya untuk kebahagiaan dalam jangka panjang. Biarkan anak-anak kamu mengambil keputusan sendiri dan membiarkan mereka hidup bebas dari rasa bersalah.

8. Lebih baik tidak memiliki anak daripada memiliki anak seperti kamu

Pernyataan di atas adalah sebagian besar ledakan emosi ekstrim, tetapi dapat memiliki konsekuensi serius pada anak. Tidak diragukan lagi, itu adalah hal yang paling menyakitkan yang pernah kamu katakan pada anakmu. Mengatakan sesuatu seperti ini bisa membuat kamu menyesal seumur hidup.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top