(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

84 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Koalisi AS di Kota Raqa Suriah

Ahmad Mashudin
Ahmad Mashudin

84 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Koalisi AS di Kota Raqa Suriah

WinNetNews.com - Serangan koalisi Amerika Serikat di dekat kota Raqa, Suriah yang menjadi basis kelompok ISIS, telah menewaskan sedikitnya 84 warga sipil dalam sebulan. Mereka yang tewas termasuk puluhan anak-anak.

Demikian disampaikan kelompok HAM internasional, Human Rights Watch (HRW). Disebutkan HRW, serangan-serangan udara koalisi AS pada Maret tersebut mengenai sebuah sekolah di Mansourah yang menampung keluarga-keluarga yang mengungsi dan sebuah pasar dan toko roti di kota Tabqa. Disampaikan HRW, saksi-saksi mata menyebutkan bahwa para militan ISIS ada di kedua tempat tersebut saat kejadian, namun di saat yang sama banyak warga sipil juga berada di tempat tersebut.

"Serangan-serangan ini menewaskan puluhan warga sipil, termasuk anak-anak, yang mencari tempat perlindungan di sebuah sekolah atau sedang mengantre untuk membeli roti di sebuah toko roti," kata wakil direktur emergensi HRW, Ole Solvang seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (25/9/2017).

"Jika pasukan koalisi tidak tahu bahwa ada warga sipil di tempat-tempat tersebut, mereka perlu memeriksa lebih cermat intelijen yang mereka gunakan untuk memverifikasi target-targetnya karena jelas itu tidak cukup bagus," imbuhnya.

Disampaikan HRW, serangan koalisi AS yang pertama terjadi pada 20 Maret dan menewaskan sedikitnya 40 orang, termasuk 16 anak-anak di sekolah Badia di Mansourah. Serangan kedua terjadi pada 22 Maret dan menewaskan sedikitnya 44 orang, termasuk 14 anak-anak di pasar dan toko roti Tabqa.

Amerika Serikat dan koalisi internasional telah melancarkan serangan-serangan udara di Suriah untuk mendukung operasi anti-ISIS sejak September 2014 lalu, sebagai perluasan dari misi serupa di Irak. Para aktivis telah mengecam tingginya jumlah warga sipil yang ikut tewas dalam serangan-serangan udara tersebut.

Sebelumnya pada Agustus lalu, koalisi AS mengakui kematian 624 warga sipil dalam serangan-serangan udara di Suriah dan Irak sejak tahun 2014. Namun menurut kelompok-kelompok HAM, angka sebenarnya jauh lebih besar dari itu. 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});