90% Serangan Rusia Tidak Menyasar ISIS

90% Serangan Rusia Tidak Menyasar ISIS

WinNetNews.com - 90% serangan Rusia tidak menyasar ISIS. Ini menurut pejabat Amerika Serikat seperti dilansir The Guardian. Moscow tapi berpendapat serangannya khusus ke ISIS. Juru bicara Kementrian Luar Negeri Amerika Serikat, John Kirby mengatakan bahwa 90% serangan malah menyasar musuh Assad yang bukan ISIS.

"Ini tidak bagus untuk masa depan Suriah sebab yang menderita adalah rakyat sipil sendiri yang menentang rezim Assad," ungkap Kirby. Serangan Rusia juga malah mempertajam ketegangan sektarian yang sudah parah.

Baca juga: Apa Yang Diinginkan Rusia Di Suriah?

Dutabesar 28 negara anggota NATO langsung mengadakan sidang darurat di Brussel untuk merespon pelanggaran Rusia ini. "NATO ingin Rusia untuk bisa menahan diri," dalam pernyataan resmi NATO sesudah rapat. Rusia sendiri mengatakan hanya sebentar ada di udara Turki dan itu karena cuaca buruk.

Baca juga: Bagaimana Langkah Obama Di Suriah?

Turki memanggil duta besar Rusia dan memprotes pelanggaran ini. Turki ingin hal ini tak terjadi lagi setelah memberikan nota protes resmi. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan, ada di Brussel untuk membicarakan masalah Suriah dengan pemimpin Eropa lainnya. Barat punya kecemasan sendiri sebab ini adalah operasi militer pertama Rusia pasca keruntuhan Soviet di luar negerinya sendiri. Salah satu ketakutan adalah ini akan membuat banyak musuh Assad malah semakin radikal.