95 Persen Rakyat Indonesia Tolak Keberadaan ISIS

95 Persen Rakyat Indonesia Tolak Keberadaan ISIS

Sabtu, 23 Jan 2016 | 09:30 | kontributor

WinNetNes.com - Lebih dari 95 persen masyarakat Indonesia menolak keberadaan ISIS di Indonesia, berdasarkan hasil survei yang dilakukan lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada Desember 2015.

Direktur Utama SMRC Djayadi Hanan di Jakarta, Jumat, menyampaikan sebanyak 62 persen responden yang menjadi representatif warga Indonesia mengetahui adanya ISIS.

Baca: Paspor WNI yang Terlibat ISIS Akan Dicabut

Dari seluruh masyarakat yang memiliki pengetahuan tentang ISIS, sebanyak 0,3 persen menyatakan ISIS boleh didirikan di Indonesia dan 0,8 persen menyatakan setuju dengan apa yang diperjuangkan oleh ISIS.

Sedangkan hampir 90 persen responden tidak setuju dengan ideologi serta yang diperjuangkan ISIS dan menganggap kelompok bersenjata tersebut sebagai ancaman bagi Negara Kedaulatan Republik Indonesia.

"Ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia pada umumnya menyadari keberadaan ISIS namun pada saat yang sama tidak setuju dengan apa yang diperjuangkan ISIS, menganggap ISIS sebagai ancaman dan menolak kehadiran ISIS di Indonesia," kata Djayadi.

Sementara 4,4 persen responden menganggap ISIS bukanlah ancaman bagi NKRI.

 

Temuan dari survey tersebut, kata dia, memiliki kesamaan dengan penelitian dari lembaga riset PWR Research Center pada 2015 yang mengungkapkan bahwa negara-negara dengan mayoritas muslim menolak keberadaan ISIS.

Survei SMRC juga mengungkapkan penolakan terhadap ISIS tersebar merata di seluruh wilayah Indonesia, laki-laki maupun perempuan, serta usia muda hingga tua, pendidikan rendah dan tinggi, seluruh etnis dan seluruh agama.

Survei SMRC ini dilakukan pada 10 hingga 20 Desember 2015 di seluruh provinsi di Indonesia, dengan 1220 responden yang dipilih secara random.

Sumber: Inilahcom

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...