Image Ada 5 Operator Seluler yang Ikuti Lelang Frekuensi 2,3 GHz
ilustrasi
Techno  

Ada 5 Operator Seluler yang Ikuti Lelang Frekuensi 2,3 GHz

Jumat, 13 Oktober 2017 15:45 WIB

WinNetNews.com - Setelah diumumkan akhir September kemarin, lima operator seluler akan bertarung memperebutkan blok kosong di pita frekuensi 2,3 GHz selebar 30 MHz.

Kelima operator yang dimaksud adalah Telkomsel, XL Axiata, Hutchison 3 Indonesia, Smart Telecom (Smartfren), dan Indosat Ooredoo.

Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyebutkan ada enam operator yang mendaftar sebagai calon peserta seleksi dengan mengambil dokumen seleksi dan menyerahkan persyaratan pengambilan dokumen seleksi pada Senin (2/10/2017). 

Namun, dari keenam calon peserta seleksi tersebut, hanya lima operator seluler yang menyerahkan dokumen permohonan kepada tim seleksi untuk mengikuti lelang di frekuensi 2,3 GHz. Operator yang tidak menyerahkan dokumen permohonan, yaitu Sampoerna Telekomunikasi Indonesia.

Pemeriksaan kelengkapan dokumen administrasi untuk seleksi pengguna pita frekuensi radio 2,3 GHz dilaksanakan tim seleksi, Selasa (10/10/2017). Selanjutnya, tim seleksi melakukan verifikasi dokumen administrasi untuk seleksi pengguna pita frekuensi radio 2,3 GHz pada tanggal 11-12 Oktober 2017. 

Sesuai ketentuan Pasal 26 ayat (3) Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 20 Tahun 2017 tentang Tata Cara Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2,1 GHz dan Pita Frekuensi Radio 2,3 GHz Tahun 2017 Untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler, peserta seleksi yang lulus tahapan evaluasi administrasi akan mengikuti tahapan selanjutnya, yaitu tahapan lelang harga dalam seleksi pengguna pita frekuensi radio 2,3 GHz. 

"Tahapan lelang harga dimaksud akan dimulai pada hari Senin, 16 Oktober 2017," ujat Plt Kabiro Humas Kementerian Kominfo Noor Iza.

Selain frekuensi 2,3 GHz, Kominfo juga melelang frekuensi 2,1 GHz. Meleset dari perkiraan sesuai urutan, ternyata seleksi frekuensi 2,3 GHz yang lebih dulu diumumkan, sementara untuk frekuensi 2,1 GHz akan menyusul setelahnya. 

"Seleksi pertama frekuensi 2,3 GHz. Setelah selesai baru akan dibuka yang frekuensi 2,1 GHz," kata Noor Iza. 

Seperti diketahui, frekuensi yang dilelang pemerintah ini nantinya akan menjadi tambahan amunisi bagi operator untuk menggelar layanan 3G dan 4G mereka. Tak heran jika operator telekomunikasi berlomba untuk bisa memilikinya. (detikcom)

 

Ini Peresmian Resmi Terakhir Gubernur DKI Jakarta
Massa FPI Berkerumun di Bandara Soeta, Anggota DPR Ini Ketinggalan Pesawat

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

Sekilas Tentang WinnetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.

atau
Lupa kata sandi akun kamu?
atau
Kami akan mengirim link aktivasi pada email Anda.
Daftar Akun