Adakah Pengaruh Omega-3 pada Kandungan Ibu Hamil?

Fellyanda Suci Agiesta
Fellyanda Suci Agiesta

Adakah Pengaruh Omega-3 pada Kandungan Ibu Hamil? Foto: horizonmechanical

WinNetNews.com - Saat mengandung, banyak larangan makanan yang dimakan oleh ibu hamil. Susu, buah, sayur, dan vitamin tertentu, bisa membuat kehamilan ibu menjadi sehat, dan berpengaruh langsung pada bayi saat menyeranp makanan yang dimakan dari sang ibu.

The South Australian Health and Medical Research Institute (SAHMRI) merilis hasil studi jangka panjang bahwa asam lemak omega-3, asam docosahexaenoic (DHA) dalam suplemen minyak ikan yang diambil selama kehamilan, tidak berpengaruh signifikan terhadap perkembangan anak yang belum lahir itu.

Tes lain dilakukan ketika mereka mencapai usia 4 tahun, yang menguji fungsi eksekutif dan intelijen secara keseluruhan. Tes ketiga dan terakhir dilakukan sebagai bagian pertama dari anak yang lahir, dalam penelitian ini ternyata usia 7 tahun, yang dianggap usia awal IQ dapat memprediksi kecerdasan sebagai orang dewasa. Hasil penilaian dari anak-anak dari kedua kelompok tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan.

Alasan utama mengapa efek suplemen minyak ikan tidak berefek dalam hasil seperti yang diiklankan, bisa dipangkas dalam diet dan bioavailabilitas. Perempuan dari kedua kelompok dalam penelitian ini telah makan cukup makanan yang mengandung DHA sehingga suplemen tambahan tidak penting lagi.

Alasan lain, bioavailabilitas, berhubungan pada kemampuan tubuh untuk mengekstrak dan menggunakan nutrisi metabolik. Ada kemungkinan bahwa tubuh tidak dapat memproses atau menyerap asam lemak omega-3 dari suplemen dibandingkan dengan makanan yang berasal dari sumber-sumber lain, Forbes melaporkan.

Penelitian ini merupakan penelitian acak dan terkontrol yang terbatas dari faktor lain yang memengaruhi hasil. Studi SAHMRI pada DHA dipimpin oleh Dr. Jacqueline Gould dan didanai oleh Kesehatan Nasional dan Medical Research Council di Australia.

Apa Reaksi Kamu?