Adhi Karya Sudah Mendapatkan Proyek Senilai Rp7,8 Triliun

Rusmanto
Rusmanto

Adhi Karya Sudah Mendapatkan Proyek Senilai Rp7,8 Triliun

PT Adhi Karya (Persero) Tbk. sudah mengantongi kontrak baru senilai Rp7,8 triliun hingga akhir Agustus 2015 atau sudah mencapai 41,7% dari total target tahun ini senilai Rp18,7 triliun.

"Realisasi kontrak baru tersebut diraih mayoritas berasal dari lini bisnis konstruksi sebesar 88% sedangkan sisanya sebesar 12% merupakan proyek-proyek dari lini bisnis lainnya," ungkap Ki Syahgolang Permata, Sekretaris Perusahaan Adhi Karya, dalam keterangan resmi, Rabu (16/9/2015).

Dia mengatakan, berdasarkan segmentasi, sumber dana realisasi kontrak baru terdiri dari swasta lainnya sebesar 43%, badan usaha milik negara (BUMN) 13%, dan APBN/APBD sebesar 44%.

Adapun, pada tipe pekerjaan, perolehan kontrak baru itu terdiri dari gedung sebanyak 60%, jalan dan jembatan 28%, dan dermaga serta infrastruktur lainnya 12%.

Hingga Agustus 2015, ADHI telah mengikuti total tender senilai Rp35,2 triliun. Sedangkan, sepanjang Agustus 2015, selain realisasi perolehan kontrak baru tersebut, terdapat Rp1,5 triliun yang telah ditetapkan pemenang dan Rp1,3 triliun merupakan penawar terendah.

Realisasi kontrak baru selama Agustus 2015 antara lain proyek Jembatan Pulau Balang Bentang Panjang (JO) sebesar Rp393,2 miliar serta proyek-proyek lainnya. 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});