Agar Tak Simpan Banyak Makanan Sisa Selama Puasa Ramadan, Ini Tipsnya
Ilustrasi makanan dalam kulkas ( istocphoto )

Agar Tak Simpan Banyak Makanan Sisa Selama Puasa Ramadan, Ini Tipsnya

Jumat, 1 Mei 2020 | 16:23 | Muchdi

Winnetnews.com -  Selama bulan puasa, banyak orang memilih untuk menyimpan bahan makanan yang akan digunakan sebagai menu berbuka maupun sahur.

Namun sayangnya, terkadang bahan makanan tersebut justru berakhir di tempat sampah alias terbuang sia-sia.

Melansir laman Mental Floss, berikut adalah 7 cara supaya kita tidak membuang banyak bahan makanan yang tak terpakai di rumah, terlebih selama bulan puasa:

- Simpan Makanan Anda dengan Benar

Menyimpan makanan Anda dengan benar akan membuatnya tetap segar lebih lama.

Jika roti Anda biasanya basi sebelum Anda menghabiskannya, simpan setengahnya di dalam kotak roti dan bekukan sisanya untuk nanti.  Simpan kentang dan tomat pada suhu ruangan.

Jangan menyimpan telur Anda di kompartemen pintu lemari es, ini yang kerap jadi kesalahan bagi banyak orang.

- Ikuti Aturan

Seperti halnya rak yang disimpan di supermarket, gunakan metode "masuk pertama, keluar pertama" saat mengisi lemari es Anda.

Setelah mencuci produk Anda dan mengganti semua barang lainnya, letakkan bahan-bahan yang lebih baru di belakang kulkas dan pindahkan barang-barang yang lebih lama ke depan sehingga bahan tersebut akan digunakan lebih dulu.

- Tata Kulkas dengan Rapi

Tidak semua buah dan sayuran boleh disimpan di kulkas. Buah dan sayur apa saja yang boleh?

Barang yang tak terlihat menjadi salah satu utama mengapa Anda berakhir membuangnya.

Pastikan bahwa Anda mengetahui letak semua bahan yang dibutuhkan, sehingga mereka tak tertinggal membusuk di dalam kulkas.

- Pahami Cara Membekukan Buah

Membekukan beberapa bahan makanan sepertu buah bisa menjadi cara penyimpanan yang baik.

Pertama, cuci buah dan pilah-pilah untuk setiap bagian yang busuk. Beberapa buah, seperti blackberry, raspberry, dan plum akan membeku lebih baik dengan bantuan larutan gula, meskipun cranberry, blueberry, dan kismis biasanya baik-baik saja.

Setiap jenis buah memiliki cara pembekuannya masing-masing.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...