Agar Terhindar dari Risiko Diabetes, Coba Lakukan Hal Berikut

Rusmanto
Rusmanto

Agar Terhindar dari Risiko Diabetes, Coba Lakukan Hal Berikut ilustrasi
Winnetnews.com -  Gaya hidup sedentari, alias kurang gerak atau mager (malas gerak) adalah masalah yang sering dialami oleh penduduk perkotaan. Bekerja di depan layar komputer sepanjang hari, kelamaan terjebak macet di jalan, atau hobi main game tanpa diimbangi olahraga merupakan bentuk dari gaya hidup sedentari.

Jika Anda salah satu orang yang sering melakukan berbagai rutinitas tersebut, Anda harus waspada. Pasalnya, gaya hidup sedentari sangat membahayakan karena membuat Anda berisiko terkena diabetes tipe 2.

Gaya hidup sedentari adalah salah satu faktor risiko diabetes

Gaya hidup sedentari menyebabkan masyarakat, terutama penduduk kota, malas bergerak. Coba ingat-ingat, dalam sehari ini, sudah berapa kali Anda menggunakan aplikasi online untuk memenuhi kebutuhan Anda? Selain itu, tilik juga, berapa banyak langkah yang sudah Anda dapatkan pada hari ini?

Ya, seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, apa pun yang Anda butuhkan kini bisa langsung diantar ke ruangan kantor Anda atau depan rumah. Selain hemat waktu, Anda pun jadi tak perlu mengeluarkan energi untuk mendapatkan apa yang Anda mau.

Namun, tahukah Anda bahwa segala kemudahan tersebut menyimpan bahaya bagi tubuh Anda? Minimnya aktivitas fisik karena gaya hidup ini membuat Anda berisiko lebih tinggi terkena berbagai penyakit kronis, termasuk diabetes tipe 2.

Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa gaya hidup ini juga jadi salah satu dari 10 penyebab kematian terbanyak di dunia. Selain itu, data terbaru dari Riskedas 2018 menguak bahwa DKI Jakarta merupakan provinsi dengan tingkat diabetes melitus tertinggi di Indonesia. Ini menunjukkan bahwa gaya hidup mager amat erat kaitannya dengan tingkat diabetes di perkotaan.

Apa Reaksi Kamu?