Agensi Bantah Rumor Bullying Mingyu SEVENTEEN, Sebut Pencemaran Nama Baik
Foto: Allkpop.com

Agensi Bantah Rumor Bullying Mingyu SEVENTEEN, Sebut Pencemaran Nama Baik

Senin, 22 Feb 2021 | 14:50 | Nisa Diniah

Winnetnews.com -  Pada hari Senin (22/2), sederet artis Korea yang tengah naik daun ramai menjadi perbincangan hangat publik Korea karena diduga tersandung skandal bullying saat masa sekolah. Sebelumnya, nama Jo Byung Gyu, Soojin (G)I-DLE, Kim Dong Hee, Park Hye Soo hingga Kim So Hye diterpa rumor bullying.

Disaat yang sama, salah satu member SEVENTEEN yakni Mingyu juga diterpa rumor bullying. seorang netizen anonim (A) muncul di komunitas online populer Korea menuduh Mingyu adalah 'iljin' (istilah untuk menggambarkan siswa yang mem-bully orang lain) saat SMP.

A adalah seorang siswa biasa. Ia mengaku bersekolah di SMP dan SMA yang sama dengan Mingyu. A menuduh bahwa selama SMP, "sunbaes" dan "unies" lainnya mulai mengejeknya, mencuri uang darinya dan mengumpat. Ia juga mangatakan mereka melempar tutup botol cola ke wajahnya dari jarak 4-5 meter dan Mingyu tertawa saat melihatnya.

A juga menuduh Mingyu merokok dan minum di bawah umur, bolos sekolah dan tertangkap oleh guru. Mingyu juga dituduh mencuri uang darinya juga meminta uang transportasi untuk ke ruang latihan. Tak tinggal diam, Pledis Entertainment selaku agensi SEVENTEEN membantah rumor tersebut.

Pihak agensi menyatakan rumor tersebut adalah pencemaran nama baik terhadap artis mereka. Pledis menambahkan setelah mengecek fakta, album kelulusan yang diunggah oleh penuduh berbeda dengan album kelulusan Mingyu.

Perwakilan agensi Pledis Entertainment mengatakan, "Sebagai hasil dari konfirmasinya, klaim tersebut tidak berdasar dan merupakan informasi palsu."

Pihak agensi menambahkan, “Butuh waktu untuk memeriksa fakta secara mendetail. Ada album kelulusan yang diposting oleh penulis, tapi ini sama sekali berbeda dengan album kelulusan Mingyu".

“Berbeda dengan artikel, Mingyu sudah menjadi trainee sejak tahun kedua sekolah menengahnya. Tulisan penulis telah dihapus. Kami tidak mengerti niat seperti apa yang harus dia buat,” tutup agensi. 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...