Agung dan Ical Tak Maju Munas

Agung dan Ical Tak Maju Munas

Rabu, 27 Jan 2016 | 15:15 | Liani
WinNetNews.com - Rekonsiliasi Golkar dinilai menjadi lebih lancar pascakeputusan Agung Laksono dan Aburizal Bakrie (Ical) yang menyatakan tidak maju dalam Musyawarah Nasional (Munas).

Demikian dikatakan Ketua DPP Golkar versi Munas Ancol Melky Laka Lena melalui pesan singkat, Rabu (27/1/2016).

Melky menjelaskan proses rekonsiliasi dimulai dengan penyatuan pengurus di tingkat pusat berbasis DPP Partai Golkar hasil Munas Riau.

Baca Juga: Ridwan Kamil dan Sjafri Sjamsoeddin Tak Hadir Seleksi Cagub DKI

Kemudian, pemulihan keanggotaan kader partai yang dipecat dari jabatan partai dan publik dan penetapan penyelenggara dan peserta yang melibatkan kedua belah pihak.

Menurutnya, soal kepesertaan tentu menjadi ganjalan serius. Salah satu cara paling demokratis dan adil tentu dilakukan musda yang melibatkan kedua belah pihak dari tingkat ll lalu tingkat l untuk mencari pemimpin baru yang menjadi peserta munas yang digelar.

 

"Cara lain yang bisa dilakukan misalnya digabungkan kepengurusan kedua kubu dengan cara saling silang pengurus dan peserta munas yang hadir sampai ke bilik suara harus mencerminkan akomodasi kedua kubu ini," ujar Melky.

Melky pun mengungkapkan sejumlah nama yang beredar terkait calon kandidat ketua umum partai berlambang pohon beringin itu.

Nama yang beredar antara lain Agus Gumiwang Kartasamita, Idrus Marham, Zainudin Amali, Nurdin Halid, Aziz Syamsudin, Airlangga Hartarto, Priyo Budi Santoso, Agun Gunandjar Sudarsa, Indra Bambang Utoyo, Gusti Iskandar dan Mahyudin.

Baca Juga: Tak Perlu Revisi UU, KPK Merasa Masih Bisa Bekerja dengan Baik

Mahyuddin yang dikonfirmasi telah menyatakan kesiapannya menjadi calon ketua umum Golkar.

Sedangkan Idrus Marham tidak memberikan jawaban detil.

Ia hanya menyebut sikapnya hanya mengalir terkait isu kursi nomor satu di Golkar itu.

Dilansir dari laman tribunnews

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...