Agung Tuding Rapimnas Golkar Versi Ical Hanya Rekayasa

Agung Tuding Rapimnas Golkar Versi Ical Hanya Rekayasa

Senin, 25 Jan 2016 | 13:35 | Rusmanto
WinNetNews.com - Wacana Munaslub yang bergulir di Rapimnas Golkar versi Aburizal Bakrie berubah dari awalnya menggagas, lalu ternyata mayoritas DPD I menolak. Kubu Agung Laksono pun menilai ada rekayasa di baliknya.

"Saya meyakini semuanya serba rekayasa yang sudah semua paham, metode Stick and carrot, ancaman dan gula-gula bagi DPD selalu dijalankan sesuai skenario," kata Ketua DPP Golkar kubu Agung, Agun Gunanjar melalui pesan singkat, Senin (25/1/2016).

Saat Rapimnas hari kedua, Minggu (24/1), beberapa DPD I di awal mayoritas mendukung Munaslub. Namun, kondisi berbalik ketika pada dini hari, lebih banyak DPD I yang menolak.

Agun meyakini bahwa pada akhirnya Ical akan menolak Munaslub. Dia pun mengatakan bahwa Tim Transisi merupakan solusi bagi kondisi ini b

"Seperti ini hasilnya, ujung-ujungnya tolak munaslub, dengan kata lain ingin terus berkuasa dengan mengabaikan kondisi objektif yang sudah terbelah belah ini," ujarnya.

"Adanya perbedaan, yang harus secara internal penyelesaiannya, melalui Tim Transisi," tegas Agun.

Sebelumnya, Sekjen Golkar kubu Ical, Idrus Marham menyatakan bahwa kepastian akhir soal Munaslub akan diambil secara musyawarah. Itu dilakukan di dalam rapat komisi yang berlangsung tertutup.

Ketua Penyelenggara Rapimnas Golkar, Nurdin Halid mengatakan bahwa keputusan untuk Munaslub memang tidak mudah. Salah satu yang jadi ganjalan adalah soal legal standingnya nanti. Siapa yang akan menjadi penyelenggara, apakah pengurus hasil Munas Riau atau Munas Bali.

"Munaslub, legal standing mana? Riau atau Bali? Ini harus dipecahkan. Kalau tidak Munaslub, legalnya keputusan pengadilan," kata Nurdin di JCC, Jakarta, Senin (25/1/2016).

disadur dari situs detik news

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...