Ahmad Dhani Angkat Bicara, Dibully Karena Twit Tentang ISIS

Ahmad Dhani Angkat Bicara, Dibully Karena Twit Tentang ISIS

Senin, 18 Jan 2016 | 09:56 | Liani
WinNetNews.com - Tragedi bom bunuh diri yang terjadi di pusat kota Jakarta pada Kamis (14/1) lalu. Dari peristiwa ini, sederet seleb pun ikut menunjukkan simpatinya, termasuk Ahmad Dhani.

Melalui akun Twitternya, Dhani sempat mengungkapkan kalimat 'kalau memang ISIS, ya udah kita minta maaf aja'. Alih-alih mendapatkan simpati Dhani justru dibully di media sosial.

Untuk mengklarifikasi hal tersebut, Dhani pun menggelar jumpa pers. Ia pun menegaskan bahwa hanya orang-orang cerdas saja yang bisa memahami Twit-nya itu.

"Jadi gara-gara saya banyak ditelpon teman, termasuk mama lagi di Bali. Katanya heboh di FB karena mama pakai FB, anak pakai FB, dan teman-teman pakai FB, banyak yang bully Ahmad Dhani. Gara-gara Twit permintaan maaf kepada ISIS. Sebenarnya Twit kan satire, satir bahasa Indonesia, banyak yang nggak ngerti mungkin. Itu kan bahasa uslup, nggak bisa dipahami dengan pemahaman biasa. Kalau menurut orang yang ngerti ya itu Twit cerdas," jelas Dhani saat ditemui di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (17/1).

Dhani pun menolak jika dirinya disebut-sebut takut terhadap ISIS. Pasalnya, Dhani mengklaim bahwa dirinya merupakan seorang musisi terdepan dalam memerangi radikalisme.

"Kepada mereka yang mem-bully, saya sebenarnya gak tau dibully, tetapi mama yang tau. Mama yang suruh saya menjelaskan lagi, sebenarnya untuk mereka yang menganggap saya penakut dll, mereka cukup ilusional. Karena saya ini musisi terdepan dalam urusan menghalau pemikiran radikalisme. Kalau nggak gitu, saya dikirim bom buku waktu itu.

Untuk mereka yang mem-bully, mereka sebenarnya cukup ilusional, karena mereka nggak ikut sejarah," tandasnya lebih lanjut.

Dhani bahkan menceritakan bahwa dirinya juga sempat menciptakan lagu yang memerangi radikalisme. Ia juga menilai orang-orang yang saat ini membully-nya tidak mengerti sejarah Dhani dengan pemikiran tersebut.

"Tahun 2005 saya ciptain lagu 'Laskar Cinta', yang melawan pemikiran radikalisme. Tahun 2006 saya sudah ada di Departemen Pertahanan AS mengenai radikal. Untuk orang-orang yang mengerti jejak perjalanan saya, bahwa Twit saya itu twit cerdas. Mereka yang baru tahu radikalisme yang mengejek saya dengan kata pengecut, banci, dll, karena mereka nggak paham. Dan perjalanan saya dengan Islam radikalisme," ungkap Dhani lebih lanjut.

Dilansir dari laman kapanlagi

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...