Ahmad Musadeq Mengaku Nabi Baru Gafatar

Ahmad Musadeq Mengaku Nabi Baru Gafatar

Senin, 25 Jan 2016 | 13:47 | Rusmanto
WinNetNews.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti membeberkan mengenai gerakan fajar nusantara (Gafatar). Menurut Badrodin, Gafatar berawal dari gerakan Alqiyadah Al Islamiyah yang dipimpin Ahmad Musadek.

Saat itu, Musadek mengaku sebagai nabi baru yang membawa paham ajaran agama baru. Secara pemahaman, ajaran agama itu menyimpang karena bertentangan dengan ajaran agama lain seperti Islam.

"Ahmad Musadek mengaku sebagai nabi baru Gafatar yang membawa paham menyimpang agama yang khususnya Islam seperti tak wajib salat, tak wajib puasa, dan lain sebagainya. MUI sudah mengeluarkan fatwa, kelompok ini masuk kategori aliran sesat," sebut Badrodin dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR di Senayan, Jakarta, Senin (25/1/2016).

Apa yang disampaikan Kapolri direspons anggota DPR dari Fraksi Hanura Sarifudin Suding. Menurut Sudin, Gafatar mesti dilihat secara serius.

"Ini serius Gafatar. Dalam praktiknya, mereka ini seperti punya bagan, struktur pemerintahan sendiri. Mereka ada gubernurnya, kepala pemerintahannya. Ini harus dicek, dilihat," tutur Suding.

disadur dari situs detik news

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...