Skip to main content

Ahok cari preman pensiun, bakal digaji besar!

Ahok cari preman pensiun, bakal digaji besar!
Ahok cari preman pensiun, bakal digaji besar!

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kerap mengeluarkan ide-ide cemerlang yang terkadang sensasional. Kali ini, Ahok berniat memperkerjakan preman yang sudah 'pensiun'.

Di sela-sela peresmian PD Pasar Jaya dengan dilengkapi alat pembayaran sistem meteran (TPE), Ahok mengatakan, cara itu dilakukan untuk menghilangkan para preman-preman dan juga ormas yang selalu mengganggu keamanan para masyarakat yang ingin berbelanja.

Bahkan untuk para preman pensiun itu, Ahok berniat menggaji mereka dua kali Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI, yang kalau dihitung berarti sedikitnya Rp 5,4 juta. UMP DKI 2015 diketahui Rp 2,7 juta/bulan.

"Mereka (preman pensiun) bisa dipekerjakan lah, dua kali UMP," ujar Ahok meresmikan Pasar Manggis di Jakarta Selatan, seperti dikutip dari situs resmi Pemprov DKI Jakarta.Rabu (19/8).

Namun, kata Ahok, dia merasa pesimis bisa diajak kerja sama melihat para preman yang sudah terbiasa nguntil dengan cara mudah.

"Tapi kayaknya dia nggak mau, karena sudah biasa nilep. Nah itu gimana caranya kasih tahu dia, harus kerja yang benar," tutur Ahok.

Langkah ini dia lakukan guna menghilangkan premanisme dan juga ormas-ormas. Nantinya ormas dan preman yang ada akan direkrut sebagai petugas parkir dan digaji.

"Parkir di Pasar Jaya juga ada masalah banyak. Ada dikuasai preman dan ormas, untuk menghilangkan ormas dan preman, kita akan memasang terminal parkir electronic (TPE)," ujarnya.

"Sebelumnya uang dari hasil parkir digunakan untuk merenovasi pasar. Sehingga preman dan ormas merasa memiliki dan menguasainya. Hal itu harus dihilangkan mulai dari sekarang," tegasnya.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top