Ahok Di Demo Tukang Becak dan Diberi 'Surat Cinta'

Ahok Di Demo Tukang Becak dan Diberi 'Surat Cinta'

Kamis, 28 Jan 2016 | 14:12 | Liani
WinNetNews.com - Sekitar 100 pengendara becak pagi ini mendatangi Balai Kota, Jakarta Pusat. Mereka menuntut agar Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) mengizinkan kembali operasional becak di Ibu Kota.

Tak hanya sekadar datang untuk berdemo, pengendara becak itu juga kabarnya telah mengirim surat galau untuk Ahok. Hal itu pun dibenarkan Ahok.

image0

"Kemarin sudah datang ke saya bilang, (mereka) galau. Alasannya masa karena mereka tidak punya hak untuk usaha. Saya kira hak usaha ada, tapi becak enggak bisa," ujar Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (28/1/2016).

Baca Juga: Mulai Februari, Belaja Dikenakan Biaya Kantong Plastik

Ahok mengungkapkan dirinya tidak dapat lagi mentolerir kehadiran becak di Ibu Kota. Sebab musababnya, larangan operasional becak sudah ada dalam Perda Nomor 11 tahun 1988 saat kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Wiyogo Atmodarminto.

"Enggak bisalah kita sudah ada perda dari zaman Pak Wiyogo. Masa mau dibalikin lagi?" ujarnya.

 

Di awal kepemimpinannya bersama Jokowi, Ahok memang sempat mentolerir kehadiran becak di kawasan pasar Ibu Kota. Belakangan becak-becak itu beroperasi hingga ke jalan-jalan besar Jakarta yang semestinya tidak dilalui.

"Dulu kan saya toleransi hanya di dekat pasar, di gang boleh. Eh, lama-lama dia makin ke jalan raya sampai bypass ada," kata Ahok.

"Aduh, kalau mau ramah lingkungan balik lagi zaman baheula saja," sambungnya.

Baca Juga: Perdagangan Organ Tubuh: Bareskrim Geledah Klinik di Bandung

Berdasarkan salah satu pengakuan pengendara becak yang berdemo, Sugeng Sugiarto becak miliknya hilang diambil oleh Satpol PP saat tengah malam. Dia pun menuntut agar Pemprov mencarikan jalan tengah agar dirinya bisa mengais rezeki.

"Jangan diambilin seenaknya, saya lagi tidur becak diambil sama Satpol PP dan kamtib, bukan razia pas lagi jalan. Mereka operasinya tengah malam jam 02.00-03.00 WIB. Saya asli dari Jakarta bukan orang kampung. Kalau pun enggak ngebecak kasih kerjaan, tukang sapu kek buat makan sehari-hari," kata Sugeng yang biasa mangkal di Pasar Elang, Jakarta Timur tersebut.

Dilansir dari laman detik

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...