Ahok Disebut Sindir Anies dan Caper karena Sering Muncul di Publik
Basuki Tjahaja Purnama

Ahok Disebut Sindir Anies dan Caper karena Sering Muncul di Publik

Senin, 8 Jul 2019 | 16:16 | Sofia Citradewi
Winnetnews.com - Belakangan ini Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mulai sering terlihat menunjukkan diri di publik. Ia pun tak segan-segan berkomentar keras soal terbitnya izin mendirikan bangunan atau IMB di pulau reklamasi, bahkan secara sengit menyebut Anies pandai bersilat lidah.

Dua hari yang lalu, Ahok kembali muncul dengan menjajal moda transportasi Mass Rapid Transit (MRT), Sabtu 6 Juli 2019. Selepas naik MRT, Ahok juga berkunjung ke Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

Kegiatan Ahok itu mengundang komentar nyelekit dari Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean. Menurut Ferdinand, kunjungan itu seakan Ahok masih merasa dirinya pejabat yang meninjau proyek pemerintah. Ferdinand mengatakan tak elok seorang mantan gubernur seolah mengkritik gubernur baru yang sedang bekerja.

"Ini soal fatsun, etika politik. Sabar dan biarkan Gubernur bekerja," cuit Ferdinand pada Ahad, 7 Juli 2019.

Menurut Ferdinand, kegiatan-kegiatan itu seperti dijadikan manuver oleh Ahok untuk mencari perhatian publik dengan terus muncul di panggung politik. Dia pun menduga manuver itu dijadikan upaya oleh Ahok untuk masuk radar calon menteri di kabinet Presiden Joko Widodo atau Jokowi di periode mendatang.

"Dalam rangka apa? Mungkin berharap jadi menteri karena sedang momen penyusunan kabinet. Itu yang saya lihat, tapi apakah itu benar? Hanya Ahok yang tahu," katanya.

Dilansir Tempo (8/7/2019), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP membantah kemunculan Ahok ke publik belakangan ini untuk menaikkan citra diri mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. PDIP juga menyangkal kemunculan Ahok di publik untuk menyindir Gubernur DKI Anies Baswedan.

"Pak BTP kan sekarang sudah warga Jakarta biasa dan tidak sedang ikut kontestasi politik apa pun," ujar Politikus PDIP Charles Honoris.

Menurutnya, sebagai warga Jakarta yang pernah punya pengalaman mengelola Jakarta, pria yang dipanggilnya BTP itu tentu punya hak yang sama untuk menyuarakan pendapatnya terkait Jakarta.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...