Ahok Ditahan di Rutan Cipinang, Menhukam Jamin Keamanannya

Ahok Ditahan di Rutan Cipinang, Menhukam Jamin Keamanannya

Selasa, 9 Mei 2017 | 19:44 | Ahmad Mashudin

WinNetNews.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly menjamin keamanan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam ruang tahanan. Ahok kini ditahan di Rutan Cipinang setelah divonis 2 tahun penjara karena kasus penodaan agama.

"Dikasih pengamananlah. Proporsional tapi pastilah keamanan beliau kita jaga dengan baik. Karena kan ada juga yang tidak senang. Jangan sampai tidak senangnya di luar beda lagi sama tidak senangnya orang dalam," kata Laoly saat ditemui di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (9/5/2017).

Laoly mengatakan mendapat laporan Ahok diterima dengan baik di Rutan Cipinang. Laoly menghubungi langsung kepala rutan untuk memastikan pengamanan Ahok.

"Kita jaga saja dia masuk, saya sudah tanya ke karutan, ya kita buat penjagaan, Pak. Takut nanti ada sesuatu, keluarga juga awasi dengan baik, dikasih bertamu," tuturnya.

Ahok dinyatakan bersalah melakukan penodaan agama terkait penyebutan Surat Al-Maidah 51 di Kepulauan Seribu. Ahok disebut hakim sengaja menyebut Surat Al-Maidah yang dikaitkan dengan konteks pilkada.

"Terdakwa telah menganggap Surat Al-Maidah adalah alat untuk membohongi umat atau masyarakat atau Surat Al-Maidah 51 sebagai sumber kebohongan. Dan dengan adanya anggapan demikian, maka menurut pengadilan, Terdakwa telah merendahkan dan menghina Surat Al-Maidah Ayat 51," papar majelis dalam pertimbangan hukum putusan Ahok.

Terkait penahanan Ahok, Wakil Gubernur DKI, yang kini menjabat Plt Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat mengaku telah menandatangani surat permohonan jaminan penangguhan penahanan terhadap Ahok. Djarot siap menjamin dirinya sendiri agar Ahok tidak ditahan.

"Tadi saya sudah tanda tangani surat permohonan jaminan penangguhan penahanan atas Pak Basuki Tjahaja Purnama," ujar Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (9/5).

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...