Ahok Ingin Diskotek di Dalam Hotel Buka 24 Jam

Ahok Ingin Diskotek di Dalam Hotel Buka 24 Jam

WinNetNews.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, mengungkapkan pendapatnya mengenai usulan diskotek yang lokasinya berada di dalam hotel untuk beroperasi selama 24 jam. Menurutnya batas operasional diskotek yang saat ini hingga pukul 02.00 WIB tidak perlu dirubah.

"Pukul 02.00 WIB (batas operasional) saya kira enggak usah diubah. Malah kalau saya maunya 24 jam saja kalau di hotel atau ruang tertutup. Kenapa enggak boleh 24 jam? Stadium yang saya tutup saja 24 jam, masuk Jumat keluar Senin. Jadi ngapain munafik," ungkap Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (19/10/15).

"Soal malam siang mah emangnya orang narkoba main siang-siang hari, enggak bisa. Seolah-olah narkoba baru malam boleh, ada setannya kan sama saja," sambungnya.

Baca juga artikel: Benarkah DPRD Sengaja Persulit Langkah Ahok untuk Maju ke Pilgub 2OI7?

"Gawatnya, kalau kamu tulis cuma sampai pukul 24.00 WIB berarti transaksi di luar pukul 24.00 WIB dia masukin pajak enggak? Enggak berani dia. Kamu kan bilang tutup pukul 24.00 WIB nih padahal kamu sogok-sogok orang bukanya sampai pukul 04.00 WIB, transaksi dari pukul 02.00 WIB sampai pukul 04.00 WIB, mereka berani enggak bayar pakai struk pajak? Enggak berani karena kalau gitu langsung ketahuan kamu," lanjut Ahok.

Ahok tetap akan menindak tegas pengusaha diskotek yang kedapatan dua kali ada transaksi atau konsumsi narkoba. Ia mengimbau pengelola memperketat pengunjung diskotek.

"Kalau soal narkoba saya sudah bilang lebih baik kita ketat. Ketemu sama orang (yang pakai) narkoba dua kali, tutup sehingga semua pengusaha klub malam akan geledah orang (yang mau masuk). Kamu pasti takut kalau lawan usaha kamu kirim uang ngantongin dua bungkus? Dua kali tutup loh," ujar mantan Bupati Belitung Timur itu.