Ahok Jadi Gubernur Saja Sudah Gaduh Seperti Ini, Boro-Boro Jadi Cawapres
Sumber : Istimewa

Ahok Jadi Gubernur Saja Sudah Gaduh Seperti Ini, Boro-Boro Jadi Cawapres

Sabtu, 24 Mar 2018 | 04:37 | Oky

Winnetnews.com - Para penentang mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mencurigai ada udang di balik batu dalam pengajuan Peninjauan Kembali (PK) putusan perkara penistaan agama Ahok.

Ahok dituding mengajukan PK agar bebas demi bisa menjadi calon wakil presiden atau bahkan calon presiden pada Pemilu 2019.

Bagaimana fakta sebenarnya, benarkah Ahok masih berniat terjun ke dunia politik?

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat pernah angkat bicara soal kecurigaan Ahok menjadi calon wakil presiden 2019.

Ditanya sinyal Ahok menjadi cawapres, Djarot mengatakan,

"Jauh, enggak, boro-boro jadi cawapres, jadi gubernur aja gaduhnya seperti ini", ujar Djarot.

Pernyataan itu disampaikan Djarot dalam sebuah talkshow televisi awal Maret 2018.

"Tentu saja masing-masing orang kan punya pengalaman sendiri-sendiri, kan dia tahu juga lah pengalaman seperti itu," imbuh Djarot.

Sementara itu, Jack Boyd Lapian pendiri BTP (Bersih Transparan Profesional) Network yang disebut-sebut sebagai jaringan pendukung Ahok juga menegaskan bahwa PK Ahok tidak ada kaitannya dengan Pilpres 2019.

"Saya akan bertanya, ada gonjang-ganjing dari peninjauan kembali (PK) terkait dengan keinginan Pak Ahok atau rencana Pak Ahok untuk maju ke dalam ajang Pilpres 2019. Mungkinkah itu?" tanya Aiman yang menjadi host dalam program acara Aiman Kompas TV, beberapa waktu lalu.

"Naif", ujar Jack Lapian.

Ditanya apa maksudnya naif, Jack Lapian memberikan penjelasan.

"Karena saya sendiri cukup dekat dengan beliau. Beliau sudah katakan akan tetap ada, namun akan bikin Ahok Talkshow," ujarnya.

"Nggak ada kaitan dengan Pilpres? Nggak ada kaitan dengan politik 2019?, tanya Aiman kembali.

"Tidak ada", jawabnya tegas.

Ahok masuk penjara menjalani hukuman 2 tahun penjara karena perkara penistana agama mulai Mei 2017.

Paling lama, mantan Gubernur DKI Jakarta itu akan menghirup udara bebas pada awal atau medio 2019.

Muhammad Gatot Saptono, yang kerap disapa sebagai Muhammad Al Khaththath alias Ustad MAK, sebelumnya menuding bahwa Ahok akan menjadi calon presiden di 2019 jika peninjauan kembali kasusnya dikabulkan.

Ia pun menilai, pengajuan PK itu hanya untuk melenggangkan jalan Ahok menuju kursi Calon Presiden pada Pemilu 2019.

Dalam rumusannya, kalau PK dikabulkan oleh Mahkamah Agung maka Ahok akan dibebaskan sehingga tak lagi berstatus narapidana.

"(Ahok) akan melenggang ke Istana, (dia) jadi Calon Presiden atau Wakil Presiden 2019," katanya di Museum Joeang '45, Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 24 Februari 2018.

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...