Ahok: kadang-kadang sama teman itu begitu, susah. Ini namanya teman ngambek

Ahok: kadang-kadang sama teman itu begitu, susah. Ini namanya teman ngambek

WinNetNews.com - Kabarnya Ketua DPRD Pemprov DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi mempersulit langkah Ahok untuk menyerap anggaran APBD. Hal ini disebabkan oleh laporan Keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) APBD 2014 Pemprov DKI Jakarta yang sempat mandek dan tak kunjung ditandatangani oleh Prasetyo.

Beberapa pengamat politik berpendapat bahwa ada campur tangan politik PDI-P atas pertentangan antara Ahok dengan DPRD DKI Jakarta. Terkait kisruh penyerapan anggaran APBD DKI Jakarta yang dinilai lamban oleh Kementerian Dalam Negeri (Tjahjo Kumolo), akibat perilaku Sang Gubernur (Ahok) yang sering melakukan pergantian pejabat.

"Dan saya melihat, DPRD mendapat back-up dari PDIP. Jadi mereka berdua (Prasetyo dan Tjahjo-red) harus menjalankan perintah partai. Itu yang terjadi," ujar Pengamat Politik senior Arbi Sanit saat yang WinGamers lansir dari situs Okezone Minggu (11/10/2015).

Gubernur DPRD DKI Jakarta Ahok pun sempat mengeluhkan laporan keterangan pertanggungjawaban (LJKP) APBD 2014 yang tak kunjung ditandatangani oleh ketua DPRD itu. Meskipun demikian, Ahok menanggapinya dengan santai. Dirinya menyebutkan bahwa Prasetyo sedang ngambek pada dirinya.

 

Saat dikonfirmasi oleh wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan Jakarta Pusat, Ahok menyebutkan, "Kamu tanya sama Pak Pras. Makanya kadang-kadang sama teman itu begitu, susah. Ini namanya teman ngambek".

Ahok mengaku dirinya dengan politisi PDIP tersebut dekat sebagai teman. Sehingga menurut dia wajar apabila dalam hubungan pertemanan itu diwarnai gesekan-gesekan kecil.

"Saya telepon dia, dia cuma bilang bercanda 'Abis lu enggak pernah nyari gue, gue cariin lu enggak angkat-angkat teleponnya'. Ya teman ya kayak begitu hubungannya," lanjutnya.

Ahok sendiri telah menelepon Prasetyo untuk menanyakan alasan mengapa dia belum juga menandatangani LKPJ APBD 2014. Disebut-sebut, hal itu dilakukan Prasetyo sebagai 'sentilan' kepadanya agar hubungan Pemprov dan DPRD DKI bisa harmonis dan terus bersinergi ke depannya.

"Makanya saya bilang itu teman ngambek kayak anak gimana gitu loh haha," terang Ahok.

Baca juga artikel: Ahok: Kita Ganti Pejabat Karena Pejabat Yang Lama Enggak Bisa Nyerap Anggaran

Prasetyo dalam beberapa kesempatan memang kerap meminta agar Ahok bisa menjaga hubungan baik dengan DPRD DKI Jakarta. Sebab eksekutif dan legislatif harus senantiasa bersinergi dalam menjalani roda pemerintahan di daerah. Kedua lembaga ini bagaikan dua mata uang yang saling melengkapi, Pemprov membutuhkan DPRD, begitu pun sebaliknya.